Berita

Momen kedekatan Jeffrey Epstein dan Bill Clinton pada 2002/Net

Dunia

DPR AS Panggil Bill dan Hillary Clinton Terkait Kasus Pedofil Jeffrey Epstein

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 09:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan istrinya, Hillary Clinton, dipanggil oleh Komite Pengawas DPR AS untuk memberikan kesaksian dalam kasus yang berkaitan dengan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual yang telah meninggal dunia.

Pemanggilan ini dilakukan di tengah desakan publik agar dokumen-dokumen penyelidikan terhadap Epstein segera dibuka. Diketahui, Epstein memiliki hubungan dekat dengan banyak tokoh penting di AS, termasuk Bill dan Hillary Clinton.

Dalam surat yang dirilis komite pada Selasa, 5 Agustus 2025, Hillary dijadwalkan bersaksi pada 9 Oktober, sementara Bill Clinton akan menyusul lima hari kemudian, yakni 14 Oktober.


"Berdasarkan pengakuan Anda sendiri, Anda terbang dengan pesawat pribadi Jeffrey Epstein empat kali pada tahun 2002 dan 2003," tulis Ketua Komite Pengawas DPR James Comer kepada Bill Clinton, dikutip dari AFP.

"Dalam salah satu perjalanan ini, Anda bahkan terlihat sedang menerima 'pijatan' dari salah satu korban Tuan Epstein," lanjutnya.

Komite juga mengirim surat kepada Jaksa Agung Pam Bondi, meminta agar dokumen penyelidikan kasus Epstein dirilis paling lambat 19 Agustus, dengan catatan harus mendapat izin dari pengadilan.

Tak hanya keluarga Clinton, sejumlah tokoh penting lain juga dipanggil, seperti mantan Menteri Kehakiman Jeff Sessions dan Merrick Garland, serta mantan Direktur FBI Robert Mueller dan James Comey. Komite menyatakan pemanggilan ini bertujuan untuk memperjelas penyelidikan terkait Epstein.

Namun, menurut keterangan, sidang nantinya tidak akan dibuka untuk umum.

Jeffrey Epstein dikenal sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur selama bertahun-tahun. Ia ditemukan meninggal dunia dalam sel penjara pada tahun 2019 dalam usia 66 tahun. 

Secara resmi, kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri, namun banyak pihak meragukannya karena hubungan Epstein dengan kalangan elit dan orang-orang berpengaruh.

Epstein diketahui pernah bergaul dengan sejumlah tokoh terkenal, termasuk Donald Trump. Beberapa video menunjukkan Trump pernah menghadiri pesta bersama Epstein. Saat kampanye pemilu, Trump sempat berjanji akan membuka semua dokumen terkait Epstein, tapi janji itu belum juga ditepati.

Karena itu, muncul spekulasi bahwa dokumen Epstein menyimpan informasi sensitif tentang orang-orang penting yang terlibat atau dekat dengannya.

Belakangan ini, Trump mulai menyoroti Bill Clinton, salah satu pendahulunya di Gedung Putih. 

Namun, juru bicara Clinton pernah mengatakan pada 2019 bahwa Presiden AS ke-42 itu sudah tidak berhubungan lagi dengan Epstein lebih dari 10 tahun sebelum kasusnya mencuat, dan tidak tahu-menahu soal kejahatan yang dilakukan Epstein.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya