Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Bervariasi di Rabu Pagi

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia dibuka bervariasi pada Rabu pagi 6 Agustus 2025, saat investor berhati-hati mencermati kebijakan perdagangan dan prospek pertumbuhan global.

Dikutip dar CNBC, indeks ASX 200 Australia naik sebesar 0,38 persen. Indeks berlanjut menguat 0,52 persen atau 45,9 poin menjadi 8.816,3. 

Indeks Kospi Korea Selatan dibuka anjlok 0,64 persen dan Kospi berlanjut turun 0,44 persen menjadi 3.183,99. Kosdaq menyusut 0,57 persen. 


Indeks Nikkei 225 Jepang dibuka melemah 0,12 persen, kemudian berlanjut menguat 0,18 persen atau 71,27 poin menjadi 40.620,81. Sedangkan Topix naik 0,45 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi berpeluang melanjutkan kenaikan tapi rawan koreksi, setelah menutup sesi perdagangan kemarin dengan meningkat 0,68 persen ke 7.515. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange menguat 0,26 persen menjadi 17,62 Dolar AS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya