Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen, Rupiah Masih Menguat Terbatas

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 18:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah menguat tipis ke level Rp16.389 per Dolar AS pada perdagangan Selasa 5 Agustus 2025.

Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda itu hanya menguat 0,07 persen atau tumbuh 11,5 poin hari ini, setelah rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya melaporkan pertumbuhan ekonomi RI mencapai 5,12 persen pada kuartal II-2025, melonjak dari kuartal sebelumnya di 4,87 persen yoy pada kuartal I-2025. 


Angka ini juga melampaui ekspektasi ekonom yang memprediksi pertumbuhan ekonomi masih berada di bawah 5 persen. 

Adapun pertumbuhan tersebut didukung oleh investasi yang meningkat dan konsumsi rumah tangga yang resilien.

Meski demikian, Senior Economist PT Bank Permata Tbk, Faisal Rachman mengatakan rilis data ini masih belum mampu mendorong penguatan Rupiah secara signifikan hari ini.

“Reaksi pasar terhadap Rupiah cenderung terbatas, meski rilis data PDB tersebut mampu mendorong penguatan IHSG,” tuturnya dalam keterangan resmi.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat ditutup menguat 50,5 poin atau 0,68 persen ke level 7.515 sore ini.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya