Berita

Seremoni penandatanganan Nota Kesepahaman Pembinaan Berkelanjutan bagi UMKM Rumah Batik Cikuya untuk periode 2025–2027/Ist

Bisnis

Astra Financial Dukung Pengembangan UMKM dalam Program I Care I Share

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 17:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Astra Financial konsisten dalam mendorong dampak sosial positif melalui program tahunan I Care I Share. Tahun ini digelar bertepatan dengan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Fokus kegiatan tahun ini diarahkan pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), bekerja sama dengan Yayasan Astra, Yayasan Dharma Bhakti Astra.

Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pembinaan Berkelanjutan bagi UMKM Rumah Batik Cikuya untuk periode 2025–2027.


“Kami percaya bahwa pembinaan UMKM dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus pelestarian budaya,” ucap Presiden Direktur PT Sedaya Multi Investama Hugeng Gozali dalam keterangan tertulis, Selasa 5 Agustus 2025.

Program ini juga mendukung semangat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat UMKM sebagai salah satu pilar penting penggerak ekonomi nasional.

Adapun UMKM yang menjadi fokus pembinaan tahun ini adalah Rumah Batik Cikuya di Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.

Mengusung konsep socio-entrepreneurship, Rumah Batik Cikuya tak hanya memproduksi kain batik, tapi juga turut menyelesaikan berbagai isu sosial dengan melibatkan masyarakat lokal, khususnya ibu rumah tangga.

Ketua Pengurus Yayasan Astra, Yayasan Dharma Bhakti Astra, Rahmat Samulo, mengatakan, kolaborasi antara Astra Financial dan Yayasan Astra ini menjadi momentum penting dalam memperkuat UMKM di Indonesia.

Melalui kerja sama ini, Astra Financial tidak hanya mendorong semangat para UMKM binaan Yayasan Astra, tetapi juga menginspirasi UMKM di seluruh Indonesia.

"Kolaborasi ini menunjukkan bahwa banyak pihak yang peduli dan mendukung keberlanjutan pelaku UMKM, serta menjadi contoh nyata bagaimana Astra turut membina UMKM di Indonesia secara berkelanjutan,” ucap Rahmat.

Sebagai informasi, program ini dirancang dalam skema pembinaan selama tiga tahun. Tahun pertama (2025) akan difokuskan pada penguatan fondasi usaha, mulai dari standarisasi proses produksi batik, penetapan Harga Pokok Produksi (HPP), perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga pengembangan branding dan pemasaran digital. 

Pembangunan workshop batik tulis dan cap juga menjadi bagian dari upaya edukatif yang dijalankan.

Tahun kedua (2026) berfokus pada diversifikasi produk dan transformasi digital. Beberapa langkah strategis antara lain pengembangan desain, strategi pemasaran berbasis digital, serta pembentukan tim internal.

Pada 2027, pembinaan akan diarahkan pada perluasan pasar melalui keikutsertaan dalam pameran nasional seperti Inacraft dan Sarinah, kolaborasi dengan desainer dan influencer, serta penyelenggaraan pelatihan dan workshop lanjutan.

Dalam proses pembinaan tersebut, Astra Financial turut mengalokasikan dana sebesar Rp 300 juta sebagai bentuk dukungan nyata untuk keberlangsungan UMKM tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya