Berita

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir/Associated Press

Dunia

Menteri Israel Ben-Gvir Lakukan Ibadah Yahudi di Kompleks Masjid Al Aqsa

SENIN, 04 AGUSTUS 2025 | 05:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengunjungi kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem.

Dikutip melalui Reuters, Ben-Gvir memimpin sekelompok orang di dalam kompleks dan terlihat melakukan ibadah di sana. Kunjungannya bertepatan dengan peringatan Tisha B'Av, hari puasa Yahudi yang memperingati kehancuran dua kuil Yahudi kuno yang dulu berdiri di lokasi tersebut.

Kedatangan Ben-Gvir menjadi pusat perhatian dan dianggap menantang aturan status quo sensitif yang telah lama dijaga.


Di bawah perjanjian "status quo" yang telah berlaku selama puluhan tahun dengan otoritas Muslim, kompleks Al Aqsa dikelola oleh sebuah yayasan keagamaan Yordania dan orang Yahudi dapat berkunjung tetapi tidak boleh salat di sana.

Ben-Gvir kemudian mengklaim bahwa ia hanya berdoa di sana. 

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah kunjungan Ben-Gvir bahwa kebijakan Israel untuk mempertahankan status quo di kompleks tersebut "tidak berubah dan tidak akan berubah". 

Waqf, yayasan yang mengelola kompleks di lereng bukit Kota Tua Yerusalem yang bertembok, mengatakan Ben-Gvir termasuk di antara 1.250 orang lainnya yang naik ke situs tersebut dan dilaporkan berdoa, berteriak, dan menari. 

Posisi resmi Israel menerima aturan yang membatasi salat non-Muslim di kompleks tersebut, yang merupakan situs tersuci ketiga umat Islam dan situs paling suci dalam agama Yahudi. 

Sebelumnya, Ben-Gvir telah mengunjungi situs tersebut dan menyerukan agar salat bagi orang Yahudi diizinkan di sana. 

Ben-Gvir mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia berdoa untuk kemenangan Israel atas kelompok militan Palestina Hamas dalam perang di Gaza dan untuk kembalinya sandera Israel yang ditawan oleh militan. 

Ia mengulangi seruannya agar Israel menaklukkan seluruh wilayah kantong tersebut. 

Juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam kunjungan Ben-Gvir, yang menurutnya "melewati semua batas merah." 

"Komunitas internasional, khususnya pemerintah AS, diminta untuk segera turun tangan guna mengakhiri kejahatan para pemukim dan provokasi pemerintah sayap kanan ekstrem di Masjid Al Aqsa, menghentikan perang di Jalur Gaza, dan mendatangkan bantuan kemanusiaan," ujar Nabil Abu Rudeineh dalam sebuah pernyataan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya