Berita

Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor Jakarta/RMOL

Politik

Hasto Beban PDIP Kalau Jadi Sekjen Lagi

MINGGU, 03 AGUSTUS 2025 | 20:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak mengembalikan jabatan Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) sudah tepat.

Pengamat politik Trubus Rahadiansyah berpandangan, langkah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu penting agar positioning partai tidak disetir pihak eksternal.

"PDIP sudah seharusnya melepas Hasto. PDIP juga berpotensi akan tersandera (jika tetap mempertahankan jabatan Hasto)," kata Trubus kepada wartawan, Minggu, 3 Agustus 2025.


Trubus juga berpandangan, Hasto akan menjadi beban PDIP jika tetap dipaksakan sebagai Sekjen. PDIP bahkan berpotensi tersandera usai mendapatkan amnesti Presiden Prabowo Subianto.

Lebih jauh, citra PDIP juga akan rusak jika tetap mempertahankan Hasto menjadi Sekjen PDIP. Sebab amnesti hanya memberikan ampunan kepada terpidana, tidak menggugurkan status pidananya.

"Amnesti tidak menggugurkan pidana. Jadi menurut saya sudah layak diganti (Hasto), karena menjadi beban," tandas Trubus. 

Dalam Kongres VI PDIP di Bali, Megawati kembali terpilih menjadi Ketua Umum untuk periode 2025-2030. Megawati juga akan merangkap sebagai Sekjen Partai hingga ada pengganti resmi Hasto.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya