Berita

Truk bantuan kemanusiaan/Alfapress

Dunia

Ribuan Truk Bantuan Kemanusiaan Gaza Masih Tertahan di Perbatasan

SABTU, 02 AGUSTUS 2025 | 22:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza semakin meningkat dengan adanya laporan lebih dari 6.000 truk bantuan kemanusiaan masih tertahan di luar wilayah tersebut. 

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menyebut ribuan truk itu hingga kini belum mendapatkan izin untuk menembus blokade Israel.

Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini mengungkapkan, ribuan truk yang membawa pasokan makanan dan obat-obatan itu kini masih tertahan di perbatasan Yordania dan Mesir, menanti lampu hijau dari Israel.


"Ada 6.000 truk bantuan kemanusiaan UNRWA yang tertahan di luar Gaza, menunggu izin masuk," kata Lazzarini seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu 2 Agustus 2025.

Direktur Komunikasi UNRWA, Juliette Touma, pekan lalu juga menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga Gaza yang kini tengah menghadapi ancaman kelaparan massal.

Namun, di sisi lain, Israel justru membalik tuduhan. Dalam video propaganda yang dirilis Agensi Periklanan Israel, PBB disebut sengaja menahan distribusi bantuan dan membiarkan truk-truk tersebut terbengkalai di dalam Gaza.

"PBB menolak untuk mendistribusikan bantuan. Truk-truk ini terbengkalai di Gaza di samping tumpukan pasokan yang terus bertambah. Ini sabotase yang disengaja oleh PBB," ujar narator dalam video tersebut.

Sejak awal agresi, Israel terus memperketat pengawasan di perbatasan Gaza, termasuk membatasi masuknya bantuan kemanusiaan. 

Biasanya Gaza bisa menerima sekitar 700 truk bantuan per hari, namun kini jumlahnya dibatasi secara drastis.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya