Berita

Siluet Jingga Jify di pemakaman ayahnya/Ist

Olahraga

Kisah Jingga, dari Kehilangan Ayah hingga Raih Tiga Medali di Fornas NTB

JUMAT, 01 AGUSTUS 2025 | 01:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perjalanan Siluet Jingga Jify, siswi SMKN 1 Kota Tangerang, Provinsi Banten, meraih tiga medali di Festival Pencak Silat Budaya Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VIII Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dibumbui keharuan.

Kisah Jingga bermula dari jelang keberangkatannya ke Fornas NTB untuk membawa panji Provinsi Banten. Satu hari jelang berangkat, Jingga kehilangan ayahnya, Jimmy (46) yang meninggal dunia pada Sabtu sore, 27 Juli 2025. 

Akhirnya, Jingga memutuskan tidak mengantarkan jenazah ayahnya ke pemakaman pada Minggu pagi, 28 Juli 2025, karena harus segera terbang ke NTB.


“Dengan raut sedih Jingga jawab memilih tidak ikut menguburkan. Dia tetap komitmen ingin ukir prestasi, dia mau ukir prestasi demi ayahnya, pingin ayahnya bangga,” kata ibunda Jingga, Fitri Astuti kepada wartawan, Kamis 31 Juli 2025.

Di arena Fornas NTB, Jingga sukses menggondol tiga medali, yakni kategori wirupa bercerita, wirama bercerita, narasi bercerita.

Setelah kembali ke Tangerang, Jingga buru-buru menuju makam ayahnya sambil membawa tiga medali yang diraihnya.

“Prestasi ini untuk Papa, moga Papa bahagia. Jingga berhasil Pa,” kata Jingga. 

Jingga merupakan anak pertama dari pasangan Fitri Astuti dan Jimmy. Almarhum ayahnya merupakan seorang guru seni menggambar di sejumlah sekolah swasta. 

Rukhiyat sebagai pelatih silat di ISMD Putra Setia mengatakan, Jingga merupakan sosok anak yang gigih dalam berlatih, apalagi jika menghadapi turnamen. 

Jingga termotivasi pada dua hal, untuk orang tua dan untuk wilayah atau provinsi yang dibawanya, Banten. 

“Bagi Jingga itu motiviasi tersendiri, Jingga jadi lebih bersemangat. Dia berjuang bukan buat dirinya, itu fighting spirit yang hebat,” kata Rukhiyat.

Jingga termasuk salah satu andalan Provinsi Banten dalam menorehkan prestasi.

“Kemarin sempet bingung juga, karena kondisi ayahnya meninggal pas banget mau berangkat, tapi itulah Jingga, motivasinya semakin menyala,” kata Ruhiyat.





Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya