Berita

Raja Maroko, Mohammed VI/Ist

Dunia

Raja Maroko Soroti Dukungan Global terhadap Otonomi Sahara di Peringatan Hari Kenaikan Takhta

RABU, 30 JULI 2025 | 16:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam pidatonya memperingati 26 tahun kenaikan takhta, Raja Maroko Mohammed VI menegaskan kebanggaannya atas peningkatan dukungan internasional terhadap Inisiatif Otonomi Sahara, yang diklaim sebagai satu-satunya solusi damai dan realistis atas konflik berkepanjangan di Sahara Barat.

Raja menyampaikan terima kasih secara khusus kepada dua negara Eropa yang baru-baru ini menyatakan dukungan eksplisit terhadap posisi Maroko.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada sahabat-sahabat kami, Inggris Raya dan Republik Portugal, atas dukungan konstruktif mereka terhadap Inisiatif Otonomi dalam kerangka kedaulatan Maroko atas Sahara,” ujar Raja dalam pidatonya, Selasa, 29 Juli 2025. 


Menurut Raja, sikap dua negara tersebut memperkuat posisi Maroko di mata dunia internasional dan mempertegas legitimasi pendekatan yang telah lama diusung Rabat untuk menyelesaikan konflik tersebut.

“Saya bangga dengan sikap-sikap ini, yang menjunjung tinggi hak dan legitimasi, saya juga sangat menantikan ditemukannya solusi yang disepakati bersama, solusi tanpa pemenang maupun pecundang; solusi yang menyelamatkan muka semua pihak,” imbuhnya.

Konflik Sahara Barat, yang melibatkan Front Polisario dan klaim Maroko atas wilayah tersebut, telah menjadi isu sensitif di Afrika Utara selama beberapa dekade. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Maroko gencar mendorong dukungan internasional untuk Inisiatif Otonomi sebagai alternatif dari kemerdekaan penuh yang diminta oleh Front Polisario.

Dalam bagian lain pidatonya, Raja Mohammed VI juga mengulurkan tangan kepada negara tetangga, Aljazair, yang selama ini memiliki posisi berbeda dalam konflik Sahara. Ia menegaskan kesiapan Maroko untuk membuka dialog secara jujur dan bersaudara.

“Rakyat Aljazair adalah saudara-saudari kami. Maroko siap untuk dialog yang jujur, bertanggung jawab, penuh persaudaraan, dan tulus mengenai berbagai isu yang sedang berlangsung antara kedua negara,” tutur Raja.

Ia menegaskan bahwa ketegangan antara Maroko dan Aljazair dapat diatasi jika kedua pihak kembali pada semangat solidaritas dan sejarah kebersamaan yang mendalam.

"Komitmen teguh saya untuk menghubungi saudara-saudari kami di Aljazair berawal dari keyakinan akan persatuan rakyat kami dan kemampuan kami untuk mengatasi, bersama-sama, situasi yang tidak menguntungkan ini," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya