Berita

Pertamina International Shipping bersama siswa SD menanam mangrove di Tangerang, Banten/Ist

Bisnis

Pertamina dan Siswa SD Tanam Puluhan Ribu Mangrove Tumbuhkan Cinta Lingkungan

SELASA, 29 JULI 2025 | 18:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina melalui Pertamina International Shipping melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “BerSEAnergi untuk Laut” berupa penanaman dua puluh ribu pohon mangrove di Pantai Tanjung Pasir, Tangerang, Minggu, 27 Juli 2025.

Kegiatan ini dihadiri Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan BPLH, Sigit Reliantoro; Direktur Utama, Surya Tri Harto beserta jajaran direksi dan manajemen Pertamina International Shipping.

Selain itu, dilaksanakan juga kegiatan edukasi blue carbon, aktivitas “Pohon Harapan”, showcase UMKM ekonomi biru melibatkan anak-anak dari Sekolah Dasar Negeri Kalibaru 01 Pagi dan Sekolah Dasar Mutiara 02, serta relawan perwira lingkungan subholding Integrated Marine Logistic.


Surya Tri Harto memastikan Pertamina sebagai BUMN akan terus berusaha memberikan manfaat bagi lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat dengan menjaga lingkungan, salah satunya membangun ekosistem mangrove di wilayah pesisir Tangerang.

“Pertamina International Shipping mengusung slogan Energizing The Ocean memastikan setiap kegiatan terkait pengangkutan energi di laut dapat membawa manfaat bagi lingkungan dengan tidak merusak ekosistem yang ada, salah satunya dengan penanaman dua puluh ribu pohon mangrove di wilayah ini,” ujar Surya dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 29 Juli 2025.

Penanaman pohon mangrove di berbagai wilayah pesisir Indonesia merupakan komitmen keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang bertujuan mengurangi dampak perubahan iklim, mencegah abrasi pantai, serta menjaga keanekaragaman hayati ekosistem laut.

Selain itu, kegiatan ini mendorong pemberdayaan masyarakat lokal melalui pelibatan aktif dalam konservasi lingkungan.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang selalu bersama Pertamina menjaga lingkungan sekitar.

“Yang menjadi dasar melakukan penanaman pohon mangrove adalah melestarikan lingkungan hidup. Mengingat lokasi-lokasi operasional Pertamina beririsan dengan wilayah pesisir," jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan BPLH, Sigit Reliantoro mengatakan, mangrove tidak sekedar untuk menjaga pantai dari abrasi dan erosi, melainkan dapat menurunkan efek gas rumah kaca. 

"Kami berharap, target nasional bisa dicapai dengan kerja sama berbagai pihak termasuk Pertamina International Shipping. Program penanaman pohon mangrove, juga bermanfaat secara ekonomi sebagai sumber penghasilan bagi masyarakat di wilayah pesisir," ungkap Sigit.

Selain menanam mangrove, banyak kegiatan seru lainnya yang dilakukan bersama seperti wishing trees, yaitu kegiatan menulis harapan tentang lingkungan bersama anak-anak untuk digantungkan di pohon mangrove yang ditanam.

Kemudian edukasi blue carbon, yaitu edukasi interaktif mengenai ekosistem blue carbon, khususnya mangrove kepada anak-anak peserta acara dan showcase blue UMKM, yaitu showcase produk UMK binaan subholding Integrated Marine Logistic berupa olahan mangrove.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya