Berita

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie/RMOL

Politik

Kwik Kian Gie Tutup Usia, Jimly: Bangsa Kita Kehilangan

SELASA, 29 JULI 2025 | 16:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tutup usianya ekonom senior sekaligus mantan Menko Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin), Kwik Kian Gie, menyisakan kesedihan dan kehilangan bagi bangsa Indonesia.

Demikian disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie seusai melayat jenazah Kwik Kian Gie di Rumah Duka Sentosa, Komplek RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Selasa siang 29 Juli 2025. 

“Sebagai warga bangsa, merasa ikut, merasa kehilangan. Bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tapi ini kehilangan bagi bangsa kita,” ucap Jimly. 


Menurut Jimly, jasa Kwik Kian Gie untuk bangsa dan negara sangat banyak. Terutama di bidang ekonomi hingga pemikiran kritisnya untuk kemajuan bangsa. 

“Beliau banyak sekali jasanya. Jadi ini (almarhum) salah satu contoh tokoh yang perlu kita jadikan teladan,” kata mantan Anggota Wantimpres era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini. 

Kabar duka wafatnya Kwik Kian Gie pertama kali disampaikan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, melalui akun X pribadinya pada Senin malam, 28 Juli 2025. 

“Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” tulis Sandiaga.

Kwik Kian Gie lahir pada 11 Januari 1935. Ia pernah menjabat sebagai Menko Ekonomi (1999-2000) dan Menteri PPN/Kepala Bappenas (2001-2004). 

Selain dikenal sebagai politisi PDI Perjuangan, Kwik juga mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia sebagai wujud pengabdiannya di dunia pendidikan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya