Berita

Ilustrasi/net

Nusantara

Tak Layak Dipromosikan

ASN Main Judol Terancam Karier Mandek

SENIN, 28 JULI 2025 | 15:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti bermain judi online (Judol) didukung penuh Anggota DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana.

Sanksi dimaksud berupa tidak dipromosikan jabatan. Pemberian sanksi itu, dinilai cukup proprosional. 

Anggota Komisi A itu menggarisbawahi bahwa ASN bekerja untuk negara. Maka bila ASN bermain judi online, sama saja melanggar hukum.


“Kalau misalnya sudah menemukan profil ASN kita yang terkena judi online, mereka harus segera didisiplinkan,” ujarnya seperti dikutip redaksi melalui keterangan resmi, Senin, 28 Juli 2025.

Usulan ini sebelumnya diungkap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. Pram menegaskan, ASN yang masih mengulangi bermain judi online tidak diberikan promosi jabatan usai mendapat pembinaan.

Pramono pun telah meminta kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) agar membina pelaku judol.

Terutama, para pelaku berstatus ASN di lingkungan kerja Pemprov DKI Jakarta.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya