Berita

Pertamina Supplier Relationship Management (SRM) 2025/Ist

Bisnis

Pertamina Ajak Mitra Kontribusi pada Keberlanjutan Lewat Green Procurement

KAMIS, 24 JULI 2025 | 21:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina mendorong mitra kerja, suplier, dan vendor melalui Pertamina Supplier Relationship Management (SRM) 2025 untuk beraktivitas sesuai asas keberlanjutan sehingga dapat berkontribusi pada pencapaian target pengurangan emisi, peningkatan keselamatan kerja, serta kesejahteraan masyarakat.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan, SRM merupakan ajang rutin Pertamina dengan mitra kerja untuk menyampaikan kondisi dan regulasi terkait proses pengadaan, serta penegasan kembali praktik green procurement

"Green procurement Pertamina memacu semua pihak untuk menjadi perusahaan bertanggung jawab pada lingkungan, sosial dan tata kelola, sesuai komitmen keberlanjutan," kata Fadjar dalam acara Pertamina SRM 2025 di Grha Pertamina, Jakarta, Kamis, 24 Juli 2025. 


SVP Procurement Hery Murahmanta menambahkan, aspek keberlanjutan merupakan asas kesinambungan dalam proses pengadaan suatu barang dan jasa.

Hal tersebut diwujudkan melalui proses pengadaan yang efektif dan efisien, di antaranya melalui sentralisasi kontrak payung, serta inovasi sistem pengadaan Pertamina seperti Price Database & Market Intelligence Tools (PREDICT) dan standarisasi Kode Identifikasi Material Pertamina (KIMAP).

Green procurement Pertamina juga melakukan proses pengadaan yang memperhatikan dampak terhadap lingkungan, mulai dari penekanan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan dan lingkungan (Health, Safety, Security and Environment/HSSE), serta sistem digital pengadaan barang dan jasa.
 
"Pertamina harus bisa memberikan kontribusi terhadap aspek keberlanjutan, salah satunya melalui green procurement. Oleh karenanya, membangun ekosistem bersama para vendor penting melalui berbagai program," jelasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya