Berita

CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani/RMOL

Politik

Investasi Semester I 2025 Tembus Rp950 Triliun, Rosan: 30 Persen Disumbang Sektor Hilirisasi

SELASA, 22 JULI 2025 | 16:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi investasi Indonesia di semester I 2025 tercatat mencapai Rp950 triliun.

CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan 30 persen dari total investasi itu disumbang oleh sektor hilirisasi.

"Kontribusi dari investasi di bidang hilirisasi ini memang meningkat cukup signifikan. Dari investasi yang masuk di kuartal ke-II atau dalam satu semester itu kurang lebih kontribusinya dari Rp 950 triliun lebih itu mencapai 30 persen itu berasal dari hilirisasi," katanya di Gedung ESDM, Jakarta pada Selasa 22 Juli 2025.


Menurutnya, hilirisasi akan berdampak besar dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan berkualitas.

Ia pun mengapresiasi Satgas Hilirisasi yang dipimpin oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang telah menyelesaikan dokumen pra-studi kelayakan 18 proyek prioritas hilirisasi dengan nilai investasi Rp618,13 triliun, dan berpotensi menyerap 276 ribu orang.

"Dan juga tentunya dari segi penciptaan lapangan pekerjaan ini tadi sudah disampaikan dari total 18 proyek yang kurang lebih nilainya Rp 618 triliun itu akan menghasilkan lapangan pekerjaan lebih dari 270 ribu orang," katanya.

Belasan proyek tersebut, lanjut Rosan, akan ditindaklanjuti oleh Danantara untuk finalisasi proyek hingga pembiayaan hilirisasi.

"Dengan sudah diberikan kepada kami, pra-studi kelayakan ini tentunya kami akan segera menindaklanjuti untuk memastikan memang kesinambungan dari pra-studi kelayakan ke kami ini bisa berjalan dengan baik," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya