Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu Keracunan Makanan sampai Absen Kantor Tiga Hari

SENIN, 21 JULI 2025 | 15:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tengah dalam masa pemulihan setelah menderita keracunan makanan. 

Kantor Perdana Menteri menyatakan bahwa Netanyahu akan menjalani istirahat selama tiga hari ke depan, namun tetap menjalankan tugas kenegaraan dari kediamannya.

"Perdana menteri akan beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan dan akan mengelola urusan negara dari sana," bunyi pernyataan resmi kantor Netanyahu, seperti dikutip dari Reuters pada Senin, 21 Juli 2025.


Netanyahu, yang kini berusia 75 tahun, jatuh sakit pada malam sebelumnya. Ia dilaporkan mengalami radang usus dan dehidrasi, yang membuatnya harus menerima perawatan cairan infus.

Sebelumnya, pada tahun 2023, Netanyahu sempat dipasangi alat pacu jantung dan pada Desember lalu menjalani operasi pengangkatan prostat setelah terdiagnosis infeksi saluran kemih. 

Meski demikian, kantor perdana menteri menyatakan bahwa kondisi kesehatannya kini stabil dan berada di bawah pengawasan medis.

Pihak pemerintah belum menyebutkan secara rinci sumber keracunan makanan yang menimpa Netanyahu, namun menegaskan bahwa ia tetap dapat mengambil keputusan penting selama masa istirahat.

Situasi ini terjadi di tengah ketegangan politik dan keamanan yang masih tinggi di Israel, di mana peran perdana menteri sangat krusial dalam pengambilan kebijakan strategis. 

Pemerintah Israel menegaskan bahwa tidak ada kekosongan dalam kepemimpinan dan semua urusan kenegaraan tetap berjalan normal.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya