Berita

Pelaku penikaman diamankan Polres Padangsidimpuan/Ist

Presisi

Preman Tikam Tukang Bakso Gegara cuma Dikasih Rp5 Ribu

SENIN, 21 JULI 2025 | 03:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aksi pemerasan terhadap seorang tukang bakso keliling di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, berujung penganiayaan berdarah. 

Seorang preman berinisial SH (28) menikam korban karena kesal hanya diberi uang keamanan Rp5 ribu.

Kasus ini terjadi pada Jumat 18 Juli 2025 di depan SMP Negeri 1 Kota Padangsidimpuan, Jalan Masjid Raya, Kelurahan Kantin, Kota Padangsidimpuan.


Korban, Henry Saputra Bangun (29) diketahui tengah berjualan bakso saat SH datang dan meminta uang keamanan sebesar Rp10 ribu.

"Pelaku meminta uang keamanan Rp10 ribu, tapi korban hanya mampu memberikan Rp5 ribu," kata Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP H Naibaho dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 19 Juli 2025.

Penolakan pelaku terhadap uang tersebut berujung cekcok. SH lalu mengeluarkan sebilah pisau dan menikam Henry hingga luka robek di telinga kiri. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri.

Korban yang terluka segera melapor ke Polres Padangsidimpuan. Hanya dalam waktu sekitar dua jam, Tim Satreskrim Polres Padangsidimpuan yang dipimpin Kanit I Pidum Ipda Rahmat Pardamean bersama Tim Opsnal, berhasil meringkus SH di Jalan Merdeka, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

"Warga Kelurahan Kantin ini kami amankan sekitar pukul 14.00 WIB," kata Kasat Reskrim dikutip dari RMOLSumut.

Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya atas tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 351 KUHP. Polisi masih mendalami motif pemerasan yang berujung kekerasan tersebut.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya