Berita

Logo Baru PSI/Ist

Politik

Ubah Logo Gajah, PSI Ingin Rebut Pemilih Banteng

JUMAT, 18 JULI 2025 | 12:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perubahan logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dari bunga mawar menjadi gajah bukan hanya strategi rebranding.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai hal ini juga upaya merebut basis pemilih yang selama ini identik dengan PDI Perjuangan (PDIP).

“Logo gajah yang ditampilkan PSI badannya hitam dan kepalanya merah. Hitam dan merah ini warna yang sejak dulu sangat identik dengan PDIP,” ujar Adi, lewat kanal YouTube miliknya, Jumat, 18 Juli 2025.


Adi menilai bahwa upaya PSI mengubah logo menjadi simbol gajah dinilai publik sebagai langkah mempertegas identitas partai sebagai pendukung setia Jokowi.

Dia menduga, warna dan simbol baru tersebut merupakan sinyal politik bahwa PSI mencoba menyasar pemilih Jokowi yang selama ini beririsan kuat dengan pemilih PDIP, partai yang dikenal dengan logo banteng moncong putih.

“Jangan-jangan pesan sebenarnya bahwa pemilih yang selama ini menjadi pemilih Jokowi dan beririsan dengan PDP coba ingin disasar dan direbut dengan adanya PSI memperkenalkan gajah sebagai simbol mereka," ungkap Adi.

Sejak 2014, basis pemilih Jokowi memang diketahui memiliki kedekatan kuat dengan PDIP. Adi melihat strategi PSI ini sangat mungkin dilakukan untuk memperluas jangkauan elektoral, terutama menjelang kontestasi politik mendatang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya