Berita

Pakar hubungan internasional Prof Teuku Rezasyah/Ist

Politik

Prof Teuku Rezasyah: Tak Mudah Jadi Dubes RI

KAMIS, 17 JULI 2025 | 19:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebanyak 24 Duta Besar (Dubes) Indonesia yang baru saja diuji Komisi I DPR RI dan akan segera dilantik Presiden Prabowo Subianto diharapkan kreatif, termasuk menjaga marwah Indonesia di mata dunia.

Pakar hubungan internasional Prof Teuku Rezasyah berharap Dubes Indonesia memiliki kemampuan komunikasi, negosiasi, interpersonal, analisis, adaptasi dan fleksibel dalam memahami benturan kepentingan.

“Mampu mewakili negara bangsa dan pimpinan tertinggi negara,” kata Teuku Rezasyah ketika menjadi pembicara di forum Dialektika Demokrasi bertajuk “Dubes Baru Harapan Baru: Upaya Maksimalkan Diplomasi RI” di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis 17 Juli 2025.


Selain itu, Teuku Rezasyah juga berharap Dubes Indonesia  mampu berdialog denan masyarakat, memecahkan masalah, dan kreatif dalam menjaga hubungan bilateral.

"Dubes harus kreatif dalam berhubungan dengan semua aktor di wilayah tersebut,” kata Teuku Rezasyah 

Menurutnya, tidak mudah menjadi Dubes RI, lantaran memikul tanggung jawab yang begitu besar untuk menjaga citra Indonesia di mata dunia.

Pasalnya Dubes harus mampu menjadi perwakilan Indonesia yang bisa menjaga hubungan diplomatis dengan baik di negara-negara sahabat.

“Diharapkan Dubes itu mampu menghubungkan negara kita dengan negara sana masyarakatnya dunia usahanya partai politiknya dan juga organisasi-organisasi kampus misalnya,” kata Teuku Rezasyah.




Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya