Berita

MA Peduli mengunjungi Panti Asuhan Manarul Mabrur, Kota Semarang pada 8 Juli 2025/Ist

Hukum

MA Peduli Berbagi Kasih Sambangi Panti Asuhan di Kota Bandung dan Semarang

KAMIS, 17 JULI 2025 | 05:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mahkamah Agung (MA) Peduli kembali menggelar kegiatan bakti sosial di sejumlah kota mulai dari Kota Semarang hingga Kota Bandung. Kegiatan yang dipimpin Ketua Kamar Tata Usaha Negara (TUN) MA, Prof Yulius ini mengunjungi Panti Asuhan Manarul Mabrur, Kota Semarang pada 8 Juli 2025. Kegiatan itu dilakukan usai pengukuhan guru besar Yodi Martono Wahyu Nadi di Universitas Islam Sultan Agung Semarang (UNUSULA).

Saat dikunjungi rombongan Mahkamah Agung Peduli, nampak suasana antusias dan suka cita diraut wajah anak-anak penghuni panti asuhan Manarul Mabrur. Ketua Kamar Tata Usaha Negara MA Prof Yulius tampak berbaur langsung dengan anak panti tanpa canggung. 

Prof Yulius mengatakan kegiatan ini dilakukan secara spontan dan bukan program penggalangan dana resmi. Yulius menambahkan, kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan secara periodik dan lokasi menyesuaikan lokasi kunjungan dinas.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, susu, popok, perlengkapan balita dan anak serta sejumlah dana.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, susu, popok, perlengkapan balita dan anak serta sejumlah dana.

“Enggak harus di sini, bisa juga di Pati atau kota lain. Yang penting niat membantu anak-anak bangsa yang kurang beruntung,” kata Yulius dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu malam, 16 Juli 2025.

Ia berharap kegiatan seperti ini bermanfaat kepada anak-anak di panti, "Kami berbagi sedikit untuk anak-anak seperti anak-anak yang perlu mendapat perhatian kita bersama dan mudah-mudahan kegiatan ini ada artinya bagi mereka walaupun sedikit," jelasnya.

Sementara itu, Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara Yodi Wahyuadi dan Hakim Agung Cerah Bangun juga turut hadir dalam kunjungan sosial. Hakim Agung Yodi mengatakan kegiatan kali ini menjadi bagian dari momen syukur atas penganugerahan gelar guru besar kehormatan Universitas Islam Sultan Agung UNISULA Semarang.

"Saya dikukuhkan sebagai guru besar kehormatan di Universitas Islam Sultan Agung Semarang dan saya bergabung di sini sekaligus juga mensyukuri nikmat berbagi kepada yang memerlukan dan alhamdulillah pada hari ini saya bisa bergabung dengan tim dari Peduli Mahkamah Agung," ungkap Yodi.

Sedangkan Pengasuh Panti asuhan Manarur Mabrur, Rois Bawono mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan perhatian dari Mahkamah Agung.

"Panti Asuhan Manarul Mabrur. Alhamdulillah hari ini yang tinggal di Panti Manarul tinggal 80 anak dan orang dewasa. Kemudian terima kasih kami sampaikan kepada Mahkamah Agung yang telah peduli hadir di tempat kami untuk melihat anak kondisi daripada anak-anak Panti Manarul Mabrur. Mudah-mudahan sukses semuanya dan diberi kesehatan dan panjang umur," tegasnya.

Tak hanya di Kota Semarang, MA Peduli juga berbagi kasih di Kota Bandung. Ketua Muda Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Prof. Yulius, menyempatkan berkunjung ke Panti Asuhan Bayi Sehat, di Jalan Purnawarman, Kota Bandung.

Kunjungan bersama rombongan Mahkamah Agung Peduli itu sengaja dilakukan di sela kegiatannya di Kota Bandung. Mereka membawa sembako dan kebutuhan anak-anak panti. 

Di panti asuhan bayi sehat, Prof. Yulius bersama rombongan sempat berkeliling ke sejumlah ruangan panti dan berinteraksi dengan anak-anak balita di sana.

"Ini sengaja mampir, disela kegiatan. Saya ajak staf ke sini biar mereka melihat bahwa masih banyak hal-hal yang harus kita perhatikan, jangan hanya memikirkan diri sendiri," tegas  Yulius.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya