Berita

Ketua Komisi III DPR RI Habiburrokhman (tengah)/RMOL

Politik

Komisi III Menolak Diskusi RUU KUHAP di Ruang Gelap

SENIN, 14 JULI 2025 | 17:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI merespons aksi protes sekelompok masyarakat sipil terkait RUU KUHAP di depan Gerbang Pancasila, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin 14 Juli 2025. 

Ketua Komisi III DPR RI Habiburrokhman mengajak masyarakat sipil untuk masuk ke dalam gedung DPR dan berdiskusi di Ruang Rapat Komisi III DPR RI. Ia berjanji akan menyerap aspirasi masyarakat sipil. 

“Kami memberikan kesempatan kepada rekan-rekan ini, sahabat-sahabat kami ini. Silahkan datang nih, ini rumah rakyat, rumah mereka gitu lho,” kata Habiburrokhman saat jumpa pers di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 14 Juli 2025.  


Ditegaskan Habiburrokhman, Komisi III DPR RI enggan membahas RUU KUHAP “di ruang gelap”. Mengingat, dalam setiap rapat pembahasan RUU KUHAP digelar secara terbuka dan disediakan kanal siaran langsung atau livestreaming. 

Lagipula, kata Habiburrokhman, jika berdiskusi di Ruang Rapat Komisi III DPR, akan ada banyak fraksi sehingga aspirasi masyarakat sipil bisa diserap oleh lintas partai politik. 

“Mereka bilang Pak Habiburokhman aja yang ke sana. Kan saya cuma sendiri, enggak mungkin dong. Ini kan pembahasan undang-undang ini kan oleh komisi. Percuma ngomong dengan Habiburokhman sendiri gitu lho. Lebih baik datang ke sini ngomong semua partai. InsyaAllah hadir,” kata politikus Partai Gerindra ini.

“Dan partai tinggal menyampaikan fraksinya masing-masing. Di sini kan lebih nyaman bagi mereka menyampaikan aspirasinya. Kasian mereka panas-panasan di luar, padahal ini rumah mereka,” demikian Habiburrokhman.

Sebelumnya, Ketua YLBHI Arif Maulana yang ikut dalam aksi tersebut, mengungkapkan bahwa masyarakat sipil menggelar aksi untuk menantang debat sejumlah pihak terkait RUU KUHAP.

"Ada Presiden Prabowo Subianto, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Menkum Supratman Andi Agtas, Wamenkum Eddy Hiariej," kata Arif saat ditemui di lokasi.

Arif mengakui bahwa pihaknya bersama rekan-rekan diajak ke Komisi III DPR RI untuk berdiskusi terkait RUU KUHAP. Namun, masyarakat sipil menolaknya. 

"Seharusnya mereka yang ke sini," kata dia.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya