Berita

Anggota Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin/RMOL

Politik

Penggunaan SAL untuk Pembiayaan Defisit APBN 2024 Belum Efisien

SELASA, 08 JULI 2025 | 15:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penggunaan saldo anggaran lebih (SAL) pada Tahun Anggaran 2024 masih belum efisien.

Demikian disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin dalam rapat paripurna DPR RI ke-23 masa sidang IV 2024-2025 terkait RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN 2024.

Puteri berpandangan ada perubahaan saldo anggaran lebih, silpa hingga 31 Desember 2024, mencapai Rp45,7 triliun, yang menghasilkan SAL akhir sebesar Rp457,54 triliun,


Namun, pada penggunaan awal tahun 2024 kemarin, SAL yang dipakai pemerintah hanya sedikit yang dibelanjakan.

“Penggunaan SAL sebagai bantalan fiskal pada 2024 hanya sebesar Rp56,4 triliun, padahal posisi SAL pada awal di 2024 sebesar Rp459,5 triliun,” kata Puteri di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Selasa 8 Juli 2025.

Puteri mengatakan, pemerintah perlu menjelaskan secara detail mengenai efektivitas dan juga efisiensi penggunaan SAL selama 2024.

“Fraksi Partai Golkar memandang penggunaan SAL untuk pembiayaan defisit APBN 2024 masih belum efisien sehingga diperlukan penjelasan lebih rinci dari pemerintah,” demikian Puteri.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya