Berita

Gerakan Aktivis Mahasiswa Bersatu melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta pada Senin, 7 Juli 2025/Ist

Politik

Ketua DPRD Deli Serdang Dilaporkan ke KPK soal LHKPN

SELASA, 08 JULI 2025 | 02:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sekelompok mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa Bersatu kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta pada Senin, 7 Juli 2025.

Mereka mengingatkan KPK jangan pulang dulu ke Jakarta dan jangan bubar dulu dari Sumatera Utara sebelum menjemput ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shari terkait dugaan korupsi kegiatan sosper 2019-2024 dan LHKPN yang diduga sakti. 

"Kami minta KPK periksa Ketua DPRD Deli Serdang," tegas koodinator aksi, Setiawan Berutu saat orasi.


"Sebagai sesama manusia kami sampaikan pesan kepada Ketua DPRD Deli Serdang jangan begitu jumawa dan merasa kebal hukum, karena kalau KPK sudah serius dan sudah melirik, kami pastikan tidak ada yang lolos kecuali sudah takdir Tuhan," tambahnya. 

Setelah sekian jam melakukan orasi secara bergantian di depan gedung KPK, pihak Dumas pun meminta dan memanggil perwakilan dari massa demonstrasi untuk naik ke Gedung KPK. Pemanggilan untuk melakukan diskusi terkait yang diadukan. 

Perwakilan aksi kemudian berdiskusi dengan perwakilan KPK selama hampir  satu jam. 

Lebih lanjut, setelah melakukan diskusi, kedua pihak melakukan secara simbolis penerimaan dan pemberian aduan terkait dugaan korupsi Ketua DPRD Deli Serdang soal LHKPN 2023 dan 2024.  

"Kami pastikan akan mengawal kasus ini sampai KPK sampaikan kepada publik cerita sesungguhnya dan sampai KPK memeriksa Ketua DPRD Deli Serdang," jelas aktivis yang kerap disapa Berutu. 

Sebelum membubarkan diri secara damai dan tertib, koordinator lapangan lainnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPK yang sudah mau menampung aspirasi masyarakat. Ucapan yang sama juga disematkan kepada pihak kepolisian dan wartawan yang telah membersamai aksi damai tersebut. Mereka kemudian berjanji akan turun kembali dalam waktu dekat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya