Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto/RMOL

Politik

Titiek Soeharto Gregetan KKP cuma Dikasih Anggaran Rp3,6 Triliun

SENIN, 07 JULI 2025 | 17:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keputusan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebesar Rp3,6 triliun untuk mengawasi laut dan ikan pada 2026 dianggap tidak masuk akal.


“Kita ini gregetan. Kita kerampokan segitu banyak ratusan triliun, ini orang yang ngawasin yang bertugas saja cuma dikasihnya Rp3 (triliun). Gimana? Speechless,” kata Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi Soeharto dalam rapat kerja bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan di Komplek DPR RI, Senayan, Senin 7 Juli 2025.

Politikus Gerindra yang akrab disapa Titiek Soeharto ini mengatakan, KKP harusnya kritis hanya diberi jatah Rp3,6 triliun dari Kemenkeu. 

Politikus Gerindra yang akrab disapa Titiek Soeharto ini mengatakan, KKP harusnya kritis hanya diberi jatah Rp3,6 triliun dari Kemenkeu. 

"Saya benar-benar speechless mengenai (anggaran KKP) Rp3,6 triliun. Seperti Bu Aline bilang, illegal fishing aja kita sudah kecolongan puluhan triliun per tahun, penambangan ilegal aja sudah ratusan triliun pertahun, mosok si kementerian cuman Rpp3,6 triliun?” kata Titiek.

“Bapak (Menteri Wahyu Sakti Trenggono) dari awal dapet bocoran (pagu indikatif) mbokya enggak protes sih?” sambungnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono menyebut, pagu indikatif yang ada saat ini di semua kementerian/lembaga hanya digunakan untuk pemenuhan belanja pegawai dan belanja operasional perkantoran dan belanja program prioritas.

Adapun empat program prioritas KKP yang dimaksud Trenggono adalah pengembangan tambak garam di Rote Ndao, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, pengembangan budi daya nila salin di Karawang, serta revitalisasi peralatan laboratorium.

KKP akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp738 miliar untuk pengembangan tambak garam menuju swasembada garam di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Kemudian, untuk pembangunan 500 Kampung Nelayan Merah Putih sebesar Rp11,28 triliun di 500 desa.

Selain itu, anggaran sebesar Rp712 miliar akan dialokasikan untuk pengembangan budi daya ikan nila salin di Karawang sebagai center of excellence. 

Terakhir, dibutuhkan anggaran sebesar Rp382 miliar untuk revitalisasi peralatan laboratorium guna menjamin mutu dan keamanan produk perikanan.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya