Berita

Pom bensin di Amerika Serikat (AS)/Flickr

Dunia

Timur Tengah Mereda, Harga Bensin di AS Murah

SABTU, 05 JULI 2025 | 13:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga bahan bakar minyak (BBM) turun signifikan di Amerika Serikat (AS).

Data Asosiasi Otomotif Amerika (AAA), harga bensin reguler di AS rata-rata 3,15 Dolar AS (Rp51 ribu) per galon, lebih murah 0,36 Dolar AS dibanding periode yang sama tahun lalu. 

“Warga Amerika diperkirakan menghemat sekitar 500 juta Dolar AS (Rp8 triliun) untuk konsumsi bensin selama libur Kemerdekaan 4 Juli ini,” kata Kepala Analis Minyak GasBuddy, Patrick De Haan dikutip dari Yahoo Finance, Sabtu, 5 Juli 2025.


Penurunan harga BBM ini dipicu ketegangan geopolitik yang sudah mereda berkat gencatan senjata Israel dan Iran yang disampaikan Presiden Donald Trump.

Meski begitu, harga BBM di negara tersebut masih fluktuatif dalam beberapa bulan ke depan.

“Juli dan Agustus mungkin masih fluktuatif, tergantung permintaan dan operasional kilang,” tambah Kepala Analis Pasar Turner Mason & Co, Tom Kloza.

Analis memperkirakan, harga BBM di AS bisa turun di bawah 3 Dolar AS per galon saat musim libur panjang berakhir dan kilang beralih ke produksi campuran musim dingin yang lebih murah.

Namun, risiko badai di Teluk Meksiko dan tensi Timur Tengah masih menjadi ancaman serius dalam pergerakan harga BBM di AS.

“Selama Timur Tengah stabil dan tidak ada badai besar di AS, harga rata-rata nasional di bawah 3 Dolar AS per galon pada akhir musim panas,” tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya