Berita

Budisatrio Djiwandono/RMOL

Politik

Fit and Proper Test Calon Dubes Tertutup, Ada Dwisuryo untuk AS dan Nurmala Kartini Jepang

SABTU, 05 JULI 2025 | 10:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fit and proper test calon duta besar (Dubes) RI hari ini digelar secara tertutup di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu, 5 Juli 2025.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Budisatrio Djiwandono mengatakan, uji kepatutan dan kelayakan ini akan dibagi menjadi empat sesi.

"Sesi satu nanti kira-kira ada 6 calon Dubes. Dimulai pagi ini jam 10 untuk sesi pertama, kemudian dilanjutkan siang sampai sore. Besok 2 sesi lagi,” kata Budisatrio.


Berdasarkan jadwal hari ini, calon dubes yang menjalani fit and proper test antara lain calon Dubes untuk Amerika Serikat (AS), Jepang, Jerman, Singapura, hingga Slovakia. 

“Kalau saya tidak salah, listnya cukup panjang. Dilanjutkan nanti siang dan besok hari Minggu 2 sesi lagi,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini.

Untuk AS, ada nama Dwisuryo Indroyono. Nama lain yang dijadwalkan ikut uji kepatutan dan kelayakan adalah Nurmala Kartini. Nurmala dikabarkan akan ditempatkan sebagai Dubes RI untuk Jepang.

“Kalau tidak salah di-list terakhir yang sudah diumumkan Ibu Ketua DPR, demikian (Dwisuryo calon Dubes AS). Hari ini kita melihat kalau tidak salah (Nurmala Kartini) ke Jepang. Daftar yang kami juga sudah baca,” kata Budisatrio.

Disinggung soal potensi calon Dubes RI tidak lulus fit and proper test DPR, Budisatrio enggan berspekulasi. Namun, ia meyakini semua calon Dubes RI merupakan figur-figur yang kompeten dan pilihan. 

“Saya rasa pemerintah juga sudah memberikan pertimbangan yang sangat matang dan sangat kuat. Sekilas saya sudah melihat rekam jejak para calon dan sangat-sangat mumpuni, sangat baik. Kita lihat proses hari ini dan besok," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya