Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Pangeran MBS di Istana Al-Salam pada Rabu, 2 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Dunia

Prabowo-MBS Kompak Kutuk Strategi Senjata Kelaparan Israel di Gaza

KAMIS, 03 JULI 2025 | 10:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud (MBS), menyuarakan kecaman keras terhadap strategi militer Israel yang menggunakan blokade dan kelaparan sebagai senjata terhadap warga sipil di Jalur Gaza. 

Kecaman tersebut disampaikan keduanya dalam pernyataan bersama usai pertemuan bilateral yang digelar di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu, 3 Juli 2025.

Mereka menyatakan keprihatinan mendalam atas bencana kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza akibat agresi Israel yang terus berlanjut. Menegaskan kembali komitmen bersama untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pertolongan darurat kepada rakyat Palestina.


“Kedua belah pihak juga mengutuk kebijakan Israel dan penggunaan blokade dan kelaparan sebagai senjata terhadap warga sipil di Jalur Gaza,” bunyi pernyataan bersama tersebut.

Lebih lanjut, Prabowo dan MBS secara tegas menolak upaya pemindahan paksa warga Palestina, baik di dalam maupun ke luar wilayah mereka. Tindakan semacam itu, menurut mereka, merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

Keduanya juga mengutuk keras serangan Israel terhadap pekerja kemanusiaan, dan menyerukan peran aktif masyarakat internasional untuk menekan Israel agar mematuhi hukum internasional serta berbagai resolusi yang telah disepakati di forum global.

“Mereka juga menekankan pentingnya menyerukan kepada semua negara untuk mengutuk pelanggaran Israel, menuntut agar masyarakat internasional meminta pertanggungjawabannya sesuai dengan hukum internasional, dan menekannya untuk memenuhi kewajibannya,” tegas pernyataan itu.

Dalam konteks pemulihan Gaza, kedua pemimpin sepakat mendorong akses penuh bagi organisasi kemanusiaan internasional, termasuk PBB dan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), agar dapat menjalankan tugas mereka dalam menyediakan bantuan dan melakukan pemulihan di wilayah terdampak.

Menyoroti arah perdamaian jangka panjang, Prabowo dan MBS menegaskan bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan menuju stabilitas dan keadilan di Palestina. Mereka menyerukan pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

"Kedua belah pihak menekankan bahwa mencapai keamanan dan stabilitas di Palestina hanya dapat diwujudkan melalui penerapan resolusi internasional yang terkait dengan solusi dua negara," tegasnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya