Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

BRI Borong 15 Penghargaan Bergengsi di Hong Kong

RABU, 02 JULI 2025 | 22:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memborong 15 penghargaan dalam ajang FinanceAsia Awards dan Asia’s Best Companies 2025 di Hong Kong.

Dalam ajang internasional tersebut, BRI mendapat penghargaan sebagai Best Commercial Bank–SMEs, Best Bank for Financial Inclusion, Best Private Bank, Best Custodian Bank, serta  Best Bank dengan kategori highly commended untuk kategori domestik.

Dalam daftar tahun 2025 untuk kategori domestik, BRI meraih predikat gold pada kategori Best Managed Company, Best Investor Relations, serta Best Managed di antara lembaga finansial. 


Selain itu, BRI juga menerima sejumlah penghargaan dengan predikat silver, meliputi Best Large-Cap Company, Most Committed to ESG, Best DEI, Best Use of Technology, serta tiga penghargaan yang dianugerahkan untuk Board of Management BRI.

FinanceAsia menyampaikan bahwa institusi keuangan terkemuka di kawasan Asia Pasifik dinilai mampu menghadapi ketidakpastian global, di tengah pemulihan ekonomi dunia pascapandemi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.

"Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya stabil, mereka tetap menunjukkan ketangguhan dan mampu menciptakan capaian positif di tengah tantangan," demikian keterangan FinanceAsia.

Sementara itu, Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengungkapkan bahwa capaian ini menegaskan bahwa ketangguhan dan relevansi model bisnis menjadi fondasi utama BRI dalam menjaga kepercayaan publik dan menghadapi dinamika industri keuangan. 

“Saat ini BRI memiliki fondasi yang sangat kuat untuk mengoptimalkan peluang tersebut," kata Hery dalam keterangan resmi, Rabu 2 Juli 2025.

Sebelumnya pada Juni 2025, BRI juga mencatatkan pencapaian internasional yang membanggakan dengan menempati peringkat 349 dari 2.000 perusahaan publik terbesar dunia dalam daftar Forbes Global 2000. 

Dalam laporan tersebut, BRI mencatat kinerja positif dengan pendapatan 16,07 miliar Dolar AS, laba 3,8 miliar Dolar AS, aset 123,83 miliar Dolar AS, dan market value 33,48 miliar Dolar AS yang turut memperkuat posisinya di panggung internasional.

Capaian ini juga disebut telah menjadikan bank pelat merah ini sebagai perusahaan publik terbesar dengan peringkat tertinggi di Indonesia dalam daftar versi Forbes tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya