Berita

Rapat Kerja Kementerian Keuangan dengan Badan Anggaran DPR membahas realisasi APBN 2025/RMOL

Politik

Segini Dana APBN yang Digelontorkan Bangun Sekolah Unggulan Garuda

SELASA, 01 JULI 2025 | 16:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal menggelontorkan uang negara sebesar Rp1,2 triliun untuk pembangunan infrastruktur Sekolah Taruna Nusantara. Selain itu, Sekolah Unggulan Garuda sebesar Rp2 triliun.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani menyusul adanya program pendidikan baru di semester kedua APBN 2025. Salah satunya untuk pembangunan infrastruktur sekolah unggulan dan sekolah rakyat.

Menkeu tiga periode ini mengatakan untuk sekolah unggulan dan sekolah rakyat yang saat ini sudah mulai dibangun dan diperkirakan akan beroperasi dalam waktu dekat yaitu Sekolah Unggulan Garuda. Realisasinya, pada semester 1 ini baru Rp1 miliar dari Rp2 triliun yang disediakan pemerintah.


“Ini (Rp2 triliun) untuk membangun 4 SMA plus penetapan dana abadi untuk SMA unggulan Garuda. Tahap awal masih sedikit penyerapan anggarannya karena masih di tahap konstruksi,” kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama badan anggaran DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa, 1 JUli 2025.

Selain Sekolah Unggulan Garuda, Sri Mulyani juga menyampaikan soal anggaran pembangunan infrastruktur Sekolah Taruna Nusantara untuk tiga lokasi yang akan menghabiskan uang negara sebesar Rp1,2 triliun. 

“Untuk Sekolah Taruna Nusantara dari 1,2 triliun yang dialokasikan untuk infrastruktur SMA Taruna Nusantara di tiga lokasi Cimahi Magelang dan Malang,” jelasnya.

Sementara itu, untuk Sekolah Rakyat yang dibangun KEmenterian PUPR, dan Kementerian Sosial, diberikan Sri Mulyani Rp1,2 triliun, namun pada semester 1 ini baru terealisasi Rp327,1 miliar untuk 63 lokasi di berbagai provinsi dan kepulauan, di seluruh Indonesia.

“Tahap pertama 1,2 triliun renovasi bangunan terutama untuk 200 lokasi dan tahap kedua akan ada 100 lokasi di tahun 2025 yaitu 9,7 triliun,” ucapnya.

Adapun jumlah siswa yang diterima di Sekolah Rakyat pada 2025 ini diperkirakan 9.900 siswa untuk 396 kelas dengan konsep boarding school.

“Jadi anak-anaknya menginap dan diberikan penginapan dan makan di sekolah tersebut,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya