Berita

Praktikum di Balai Kalibrasi PPPOMN/Ist

Publika

Balai Kalibrasi PPPOMN Dukung Upaya BPOM Hadapi Tantangan Kinerja

Oleh: Andri Hermansyah*
SELASA, 01 JULI 2025 | 13:01 WIB

SESUAI peraturan perundang-undangan, tugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terdiri atas pengawasan obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, obat kuasi, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan.

Pengawalan terhadap keamanan obat dan makanan merupakan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi dari waktu ke waktu. Inilah yang mendorong BPOM berkomitmen untuk melakukan penguatan fungsi laboratorium karena hasil pengujian di laboratorium merupakan dasar ilmiah yang digunakan untuk pengambilan keputusan dalam penindakan terhadap pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pengawasan obat dan makanan.

Kalibrasi merupakan salah satu proses penting guna memastikan alat ukur atau instrumen yang digunakan dalam pengujian memiliki akurasi yang tinggi dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan untuk menjamin hasil pengujian sehingga dapat dipertanggungjawabkan. 


Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di BPOM, Balai Kalibrasi Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) selalu mendukung upaya-upaya untuk menjawab tantangan kinerja BPOM melalui layanan kalibrasi peralatan laboratorium BPOM di seluruh Indonesia.

Balai Kalibrasi BPOM telah terakreditasi ISO 17025 sejak tahun 2001 dengan Nomor akreditasi LK-047-IDN, sebuah pengakuan kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi di Indonesia.

Sampai saat ini Balai Kalibrasi telah memiliki 3 lingkup besar yaitu gaya massa, suhu dan kelembaban serta Instrumen laboratorium yang kesemuanya dirancang untuk dapat melayani kebutuhan BPOM di seluruh Indonesia.

Laboratorium BPOM hampir seluruhnya telah terakreditasi ISO 17025. Dengan demikian, sesuai prosedur ISO 17025 Tahun 2017, laboratorium BPOM harus memelihara secara konsistensi keabsahan mutu data pengujian yang dihasilkan dari waktu ke waktu.

Salah satu upaya dalam penjaminan validitas hasil uji yaitu dengan memastikan keandalan peralatan laboratorium yang telah terkalibrasi di antara rentang kalibrasi berikutnya. 

Karena itu, selain memberikan layanan kalibrasi, Balai kalibrasi BPOM senantiasa berperan aktif dalam proses perencanaan dan pengelolaan peralatan laboratorium pengujian BPOM serta memberikan dukungan teknis lainnya terkait peralatan pengujian. 

Misalnya, seperti  bimbingan teknis yang diberikan kepada personil laboratorium pengujian di BPOM Padang, BPOM Jambi dan BPOM Ambon.

Pelatihan yang bertema tentang  interpretasi sertifikat kalibrasi dan verifikasi alat laboratorium berlangsung selama 3 hari di BBPOM Padang dilaksanakan pada tanggal 24-26 Juni 2025. Personil laboratorium BBPOM Padang tidak hanya mendapatkan materi berupa teori tetapi juga praktek secara langsung dalam mengimplementasikan sistem mutu terkait penjaminan keabsahan hasil uji laboratorium sesuai prosedur dalam ISO 17025 : 2027. 

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan personel laboratorium dapat mengevaluasi dan menggunakan data sertifikat kalibrasi dan melakukan verifikasi atau pengecekan antara terhadap seluruh peralatan laboratorium pengujian guna memastikan kinerja alat dalam kondisi baik dan sesuai standar untuk digunakan dalam pengujian obat dan makanan. 

Pelatihan yang serupa juga diselenggarakan di Balai POM Jambi dan Ambon. Bimbingan teknis kepada personel laboratorium BPOM tentang kalibrasi dan verifikasi  peralatan laboratorium BPOM diharapkan dapat diimplementasikan secara konsisten dalam memastikan validitas hasil pengujian dalam rangka pengawasan Obat dan Makanan di Indonesia.


*Penulis adalah AOC Balai Kalibrasi

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Nyepi di Tengah Ramadan Perkuat Persaudaraan Lintas Iman

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01

Bedah Trailer 'Spider-Man: Brand New Day', Mengungkap Daftar Pemain dan Kandidat Musuh Utama

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:49

Volume Kendaraan Tol Trans Jawa Naik Signifikan

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47

Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek Berlanjut hingga Pagi

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:20

TNI Disarankan Ambil Alih Penanganan Kasus Andrie Yunus dari Kepolisian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:14

Inspirasi Ucapan Hari Raya Nyepi 2026 yang Penuh Kedamaian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:12

Dokter Tifa Bantah Rumor Temui Jokowi

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:47

Dampak Perang Iran, Bank Sentral UEA Gelontorkan Paket Penopang Likuiditas

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:46

Dugaan Perintah Atasan di Balik Teror Aktivis Harus Diungkap

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:25

Mudik Lebaran Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:08

Selengkapnya