Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Saham AS Kinclong, Wall Street Berakhir Hijau

SELASA, 01 JULI 2025 | 07:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) di bursa Wall Street berakhir positif dengan S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor penutupan tertinggi saat pasar terus memantau perkembangan perundingan perdagangan. 

AS-China tengah menyelesaikan masalah pengiriman mineral tanah jarang, memperbarui harapan untuk pembicaraan lebih lanjut. Sementara Kanada membatalkan pajak jasa digitalnya yang menargetkan perusahaan teknologi Amerika.

Dikutip dari Reuters, berikut pergerakan indeks saham di Wall Street pada penutupan perdagangan Senin 30  Juni 2025 waktu setempat.


- Dow Jones Industrial Average ditutup naik 275,50 poin, atau 0,63 persen, menjadi 44.094,77
- S&P 500 menguat 31,88 poin, atau 0,52 persen, menjadi 6.204,95
- Nasdaq Composite Index bertambah 96,28 poin, atau 0,48 persen menjadi 20.369,73 

S&P 500 dan Nasdaq mengakhiri kuartal dengan keuntungan dua digit. S&P 500 melambung 10,57% selama periode tersebut, Nasdaq melejit 17,75 persen, dan Dow melonjak 4,98 persen. 

Indeks Russell 2000 Small Cap melesat 8,28 persen pada kuartal tersebut.

Saham Apple menguat 1,99 persen. Sebaliknya, saham Boeing dan Amazon ambruk masing-masing 2,34 persen dan 1,75 persen. 

Kesepakatan dagang dengan China dan Inggris memicu optimisme bahwa perang dagang global dapat diminimalkan, dengan harapan lebih banyak kesepakatan dapat dicapai sebelum batas waktu perdagangan Trump pada 9 Juli.

Data ekonomi pekan ini termasuk non-farm payrolls bulanan dan survei Institute for Supply Management tentang sektor manufaktur dan jasa untuk periode Juni akan dirilis pekan ini.

Volume di bursa Wall Street tercatat 17,12 miliar saham, dibandingkan rata-rata 18,23 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya