Berita

Walikota Semarang Agustina Wilujeng ingin masyarakat menggunakan lahan pekarangan untuk ditanami ubi atau singkong/Istimewa

Nusantara

Walikota Semarang Ajak Warga Makan Singkong untuk Gantikan Nasi

SELASA, 01 JULI 2025 | 04:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Semarang, Agustina Wilujeng, punya ide menarik dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan yang kini tengah digalakkan pemerintah.

Ide itu adalah, memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing warga dengan membudidayakan ubi atau singkong.

Menurut Agustin, sapaannya, lahan kosong bisa ditanami singkong dan ubi sebagai alternatif menggantikan pangan utama.


Sudah saatnya masyarakat menguji coba pengganti nasi, karena proses penanaman dan perawatannya yang mudah.

"Singkong bisa digunakan pengganti beras atau pendamping. Tanaman pangan mudah perlu dilirik dan sudah waktunya, masyarakat butuh terobosan baru apalagi masa tanam singkong atau ubi-ubian juga singkat hanya 3-6 bulan," ucap Agustina, dikutip RMOLJateng, Senin 30 Juni 2025. 

Alasan lainnya, Agustin menilai singkong tidak butuh lahan luas dan dapat ditanam di tanah terbatas area rumah warga.

Jadi, tepat bila di lingkungan perkotaan, warga bisa memanfaatkan lahan pekarangan. 

"Lahan yang terbatas akan kami tanami singkong dan ubi, pengelolaannya mudah dan murah, juga bisa menggunakan lahan di dekat rumah," kata Agustin. 

Kadis Pertanian Kota Semarang, Shoti'ah, turut mendukung gagasan ini. Upaya inisiasi Pemkot Semarang ini juga sekaligus diharapkan menumbuhkan minat masyarakat menjadi petani. 

"Ubi jalar merupakan bahan makanan dengan kadar karbohidrat yang cukup tinggi sehingga bisa dimanfaatkan sebagai makanan mengganti beras. Menanam ubi cenderung sangat mudah dan sederhana, tidak mudah terserang  hama dan tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa panen," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya