Berita

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral, Andi Anzhar Cakra Wijaya/Ist

Bisnis

Kadin Buka Peluang Bisnis di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Dunia

SENIN, 30 JUNI 2025 | 16:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie terus berupaya membuka peluang bisnis dan investasi di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. 

Salah satu upaya yang dilakukan Kadin Indonesia adalah melakukan lobi-lobi dengan negara-negara luar, seperti menghadiri "China-ASEAN Business and Investment Summit".

Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral, Andi Anzhar Cakra Wijaya. Untuk diketahui, Andi Anzhar Cakra Wijaya menyinggung  jaminan produk halal yang menjadi program prioritas Kadin Indonesia.


"Program jaminan produk halal juga menjadi program prioritas Kadin Indonesia untuk menjadikan produk-produk dari dan ke pasar China lebih terjamin kehalalan produknya," kata Andi Anzhar dalam keterangan tertulisnya, Senin 30 Juni 2025.

Pada ajang yang berlangsung di Nanning, China, 23-27 Juni 2025 itu, Andi Anzhar menjadi pembicara dari Indonesia. 

"China-ASEAN Forum (ini) berusaha mengonsolidasi bisnis dan investasi dengan total populasi market sebanyak dua miliar penduduk," ujar Andi Anzhar.

Di bidang perdagangan dan hukum, Andi Anzhar mengatakan, hadirnya pusat arbitrase dagang dapat meningkatkan kepastian hukum bisnis. 

Kemudian, lanjutnya, mengenai integrasi dan kebijakan, proses Free Trade Agreement (FTA) 3.0 atau Perjanjian Perdagangan Bebas akan dapat berjalan paralel didukung analisis dan pelaporan resmi.




Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya