Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Ragukan Gencatan Senjata Iran-Israel, Harga Minyak Terus Tergelincir

SENIN, 30 JUNI 2025 | 10:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia terus turun di tengah keraguan apakah gencatan senjata antara Iran dan Israel akan benar-benar bertahan lama. Selain itu, ada kemungkinan negara-negara penghasil minyak OPEC+ akan menambah pasokan, yang membuat harga makin tertekan.

Dikutip dari Bloomberg, Senin, 30 Juni 2025, harga minyak Brent turun mendekati 67 Dolar AS per barel, setelah sebelumnya anjlok 12 persen dalam seminggu terakhir. Sementara minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran 65 Dolar AS per barel.

Penurunan harga terjadi saat Iran menyatakan pihaknya tidak terlalu yakin gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat akan bertahan lama. Meski begitu, Presiden AS Donald Trump memberi sinyal bahwa ia mungkin akan melonggarkan sanksi terhadap Iran jika negara tersebut bisa menunjukkan sikap damai.


Di sisi lain, negara-negara anggota OPEC+ berencana menaikkan produksi minyak sebesar 411.000 barel per hari mulai Agustus. Jika disetujui, ini akan menjadi bulan keempat berturut-turut OPEC+ menaikkan produksi dalam jumlah besar, tiga kali lebih tinggi dari rencana awal.

Harga minyak kini kembali mendekati level sebelum Israel menyerang Iran pada 13 Juni 2025. Pasar mulai fokus lagi pada persoalan pasokan dan permintaan global. 

Meski ada risiko kelebihan pasokan karena peningkatan produksi OPEC+, investor juga mencermati perkembangan pembicaraan dagang internasional beberspa hari jelang diberlakukannya kembali apalagi tarif khusus dari pemerintahan Trump.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya