Berita

Ilustrasi ban Bridgestone/Istimewa

Otomotif

Berstandar Dunia, Ban Bridgestone Produksi Indonesia Diekspor ke-70 Negara

SENIN, 30 JUNI 2025 | 01:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Memasuki usia 50 tahun, Bridgestone Indonesia makin mengokohkan posisi sebagai salah satu produsen ban terpercaya. Dengan kualitas produk yang sudah memenuhi standar dunia, ban Bridgestone produksi Indonesia kini sudah dikirim ke 70 negara, termasuk Jepang.

"Bridgestone Indonesia ekspor ban ke lebih dari 70 negara dan bahkan ekspor ke Jepang kembali untuk ban dan size tertentu," ujar Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, melalui Assistant Manager Corporate Communication PR Bridgestone Indonesia, Augusta B Sirait, dikutip Minggu, 19 Juni 2025.

"Standar kualitas produksi ban Bridgestone di Indonesia bahkan jauh melampaui standar JATMA (standar Jepang) dan SNI," tegasnya.


Tak hanya itu, ban-ban Bridgestone yang dibuat melalui tangan-tangan terampil 3.000 pekerja industri padat karya ini juga sudah diakui di dunia motorsport. Pada 2025 ini, Bridgestone dipastikan comeback ke dunia motorsport. 

Di antaranya mendukung penuh rangkaian balap Autobacs Super GT dan debut GR86 Cup Malaysia Series yang digelar di Petronas Sepang International Circuit pada 26-28 Juni 2025 melalui merek Potenza.

Bahkan pada balapan GR86 Cup Malaysia Series, Bridgestone menjadi pemasok ban eksklusif melalui Potenza RE-71RS. Ban ini merupakan wujud dari konsep 'From Circuit to Street' dengan menghadirkan teknologi balap ke penggemar otomotif. 

Kembalinya Bridgestone di Sepang ini selaras dengan partisipasi global Bridgestone di dunia motorsport seperti Toyota Gazoo Racing GR86/BRZ Cup di Jepang, Super GT Series, Bridgestone World Solar Challenge, dan NTT Indycar Series di Amerika Utara.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya