Berita

Penurunan ekonomi Indonesia hanya terdampak 0,05 persen akibat perang Iran dan Israel/RMOL

Politik

Perang Iran-Israel Cuma Turunkan Ekonomi Indonesia 0,05 Persen

MINGGU, 29 JUNI 2025 | 23:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ekonomi Indonesia terkena dampak negatif dari perang antara Iran dengan Israel cukup kecil, dibandingkan negara-negara lainnya seperti bagi negara-negara Timur Tengah dan Barat.

Hal itu disampaikan peneliti Indef, Ahmad Heri Firdaus, dalam menyikapi dampak negatif dari perang Iran-Israel di dalam acara virtual yang digagas Indef bertemakan "Dampak Perang Iran-Israel Terhadap Perekonomian Indonesia”, Minggu, 29 Juni 2025.

“Sementara Indonesia sendiri dampaknya kecil, jadi dengan adanya perang Israel-Iran ini berpotensi menurunkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,05 persen. Artinya kalau ekonomi kita tumbuh 5 persen hanya berkurang 0,05 persen,” papar Ahmad Heri Firdaus.


Namun, menurut Ahmad, dirinya mengingatkan pemerintah untuk tetap mewaspadai dampaknya dari pasar China dan Amerika Serikat.

“Ini memang kecil kalau kita lihat, tapi kalau misalnya ada dampak tidak langsung gara-gara perang Israel-Iran, Cina juga terdampak, Jepang juga terdampak, itu dikhawatirkan bisa berdampak ke Indonesia secara tidak langsung,” tuturnya.

Ia menambahkan, jika permintaan impor dari negara-negara Timur Tengah menurun tajam akibat perang tersebut, maka tidak menutup kemungkinan ekonomi dalam negeri juga terdampak buruk.

“Kalau misalnya permintaan impor dari Timur Tengah terhadap produk-produk dari China itu berkurang, bisa jadi ekspor kita ke China sudah jadi kurang, itu dampak tidak langsung,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya