Berita

Polda Kalimantan Barat melakukan olah TKP terkait peredaran dugaan oli palsu/Ist

Presisi

Polda Kalbar Olah TKP Gudang Dugaan Oli Palsu

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 21:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat (Kalbar) di gudang penyimpanan oli diduga palsu di Kompleks Pergudangan Ekstra Joss, Kubu Raya, Kamis, 26 Juni 2025.

Olah TKP ini merupakan lanjutan dari penggerebekan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Intel Kejati, BAIS, Intelmob, dan Ditreskrimsus Polda Kalbar pada Jumat, 20 Juni 2025.

Dalam penggerebekan ini, ditemukan sejumlah besar oli berbagai merek yang dicurigai sebagai produk palsu dan tidak memenuhi standar.


Usai penggerebekan, Ditreskrimsus Polda Kalbar fokus pada penghitungan dan identifikasi seluruh barang bukti oli yang diduga palsu. Proses ini disaksikan oleh penjaga gudang sebagai saksi dan perwakilan dari pelapor. 

"Polda Kalbar telah menerbitkan Laporan Polisi atas kasus dugaan oli palsu di Kabupaten Kubu Raya ini," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Bayu Suseno.

Nantinya, sampel oli-oli yang telah diambil penyidik akan dilakukan pengujian di Labfor Polri. Pihaknya juga meminta kepada masyarakat yang menjadi korban dugaan oli palsu ini untuk segera melapor ke pihak berwenang.

"Silakan datang ke Polda Kalbar untuk kami mintai keterangan. Polda Kalbar berkomitmen melakukan penyidikan kasus ini hingga tuntas, " pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya