Berita

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz/Net

Global

Israel Cap Bank Sentral Iran sebagai Organisasi Teroris

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 02:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, kembali memanaskan tensi usai gencatan senjata, dengan menetapkan Bank Sentral Iran sebagai organisasi teroris.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kementerian Pertahanan Israel, Katz menyebut Bank Sentral Iran, bersama beberapa lembaga keuangan lainnya seperti Shahr Bank dan Mellat Bank, sebagai mesin pendanaan aksi terorisme regional yang dijalankan Iran melalui jaringan proksinya di Timur Tengah.

“Pelabelan ini bertujuan menargetkan jantung sistem pendanaan rezim Iran yang membiayai, mengoperasikan, dan memasok senjata untuk aksi-aksi teroris di seluruh Timur Tengah melalui Pasukan Quds dan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)," demikian pernyataan Kemhan Israel, seperti dikutip CNN, Kamis 26 Juni 2025.


Tak hanya bank, Katz juga melabeli Sepehr Energy Jahan, organisasi yang terafiliasi dengan militer Iran sebagai entitas teroris. Tiga pejabat militer tinggi Iran turut dicap sebagai operator teror oleh pemerintah Israel.

Langkah ini disebut diambil atas permintaan langsung dari dinas intelijen Israel. Katz menegaskan bahwa Israel tidak akan memberi celah kepada institusi mana pun yang terlibat dengan aktivitas terorisme.

“Tidak ada kekebalan bagi siapa pun dalam rezim Iran yang terlibat dalam aksi teror. Kami akan menyerang proksi Iran di mana pun mereka beroperasi,”tegas Katz sebagaimana dilaporkan Haaretzz

Pernyataan ini muncul tak lama setelah gencatan senjata usai konflik terbuka pecah selama 12 hari. Kedua negara saling menghantam fasilitas strategis, termasuk tiga situs nuklir utama Iran di Isfahan, Natanz, dan Fordo yang diklaim telah dihancurkan dalam serangan gabungan Israel-AS melalui Operasi Rising Lion.



Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya