Berita

Bali International Hospital (BIH) yang dikelola PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC)/Ist

Bisnis

Prabowo Resmikan Bali International Hospital Berkelas Dunia

RABU, 25 JUNI 2025 | 21:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bali International Hospital (BIH) yang dikelola PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) diresmikan Presiden Prabowo Subianto di Denpasar, Rabu, 25 Juni 2025.

“Indonesia negara besar, berkemajuan, dan dinamis. Kita juga harus punya fasilitas terbaik sehingga bisa jadi pusat, bisa terima pasien-pasien dari kawasan kita, kawasan Asia Tenggara, kawasan Pasifik, dan sebagainya,” kata Presiden Prabowo.

Fasilitas kesehatan berstandar internasional ini menjadi wujud dukungan Pertamina melalui anak usahanya, Pertamina Bina Medika IHC dalam pengembangan fasilitas kesehatan unggulan di daerah.


“Kami mendorong Pertamina Bina Medika IHC menghadirkan rumah sakit kelas dunia agar masyarakat Indonesia dapat menikmati fasilitas kesehatan yang modern dengan lingkungan yang nyaman,” tambah Dirut Pertamina, Simon Aloysius Mantiri.

Sementara Dirut IHC, Mayjen TNI (Purn) Dr Lukman Ma'ruf menyebut, Bali International Hospital hadir untuk membawa layanan kesehatan internasional berkualitas ke tempat yang paling dekat di hati, yakni Bali. 

"Di sinilah teknologi medis mutakhir, keahlian global dan standar dunia bertemu dengan ketenangan dan kearifan lokal. Kami percaya, masyarakat Indonesia berhak mendapatkan perawatan terbaik tanpa harus pergi jauh," jelas Dr Lukman.

BIH berdiri di atas lahan seluas 67.465m2 dengan kapasitas 255 tempat tidur. BIH juga memiliki pusat layanan unggulan (Centers of Excellence) dalam bidang Cardiology, Oncology, Neurology, Gastroenterology & Hepatology, dan Orthopedic (CONGO). 

Layanan BIH juga didukung oleh kemitraan strategis dengan institusi global, antara lain Singhealth (Singapura), Icon Cancer Centre (Australia), Sapporo Cardiovascular Clinic (Jepang), dan Innoquest (Singapura). 

“Seluruh layanan akan berjalan dengan dukungan tim spesialis terlatih serta teknologi diagnostik dan terapeutik terkini,” tambah Dr Lukman.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya