Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Serangan Terbaru Israel: 9 Tewas, 33 Terluka di Gilan Iran

SELASA, 24 JUNI 2025 | 15:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sembilan orang tewas dan 33 orang terluka setelah Israel meluncurkan serangan terhadap Kawasan perumahan di Provinsi Gilan, Iran utara.

Wakil gubernur provinsi wilayah tersebut mengatakan, sebanyak 16 wanita dan anak-anak termasuk di antara yang terluka. Lima dari mereka dirawat di rumah sakit, dan 28 orang dipulangkan untuk menjalani rawat jalan, seperti dikutip dari Kantor Berita Tasnim, selasa 24 Juni 2025.

"Pagi ini, akibat serangan Israel, empat bangunan tempat tinggal hancur total dan sejumlah besar rumah di dekatnya juga rusak akibat ledakan. Sembilan warga sipil tewas akibat serangan ini, sementara 33 lainnya luka-luka," kata wakil gubernur. 


Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Iran menyebutkan jumlah warga sipil yang tewas dalam serangan Israel sejak konflik meletus pada 13 Juni sebanyak 430, dan lebih dari 3.500 terluka. 

Pada dini hari, 13 Juni, Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran. Kurang dari 24 jam kemudian, Iran membalas. 

Sembilan hari kemudian, pada pagi hari 22 Juni, jet AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran.  Malam berikutnya, Teheran melancarkan serangan rudal terhadap Al Udeid, pangkalan udara militer AS terbesar di kawasan itu, yang terletak di Qatar. 

Menurut otoritas AS, tidak ada korban jiwa atau kerusakan signifikan. 

Selasa, 24 Juni, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata secara menyeluruh. 

Pihak berwenang Israel mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima usulan AS dan mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan semua tugas yang ditetapkan untuk operasi melawan Iran.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya