Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Ekonomi Zona Euro Mendatar, Bursa Eropa Berakhir Anjlok

SELASA, 24 JUNI 2025 | 08:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin 23 Juni 2025 waktu setempat. 

Pasar dengan cemas terus mengamati ancaman pembalasan Iran menyusul serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap fasilitas nuklir Iran selama akhir pekan lalu.

Dengan serangan udara yang tidak menunjukkan tanda-tanda melambat, pasar bersiap menghadapi kemungkinan Teheran akan membalas dengan menutup Selat Hormuz--jalur minyak terpenting di dunia.


Investor juga berbondong-bondong masuk ke aset safe haven, yang mendorong kenaikan harga emas dan obligasi zona Euro. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun 0,28 persen atau 1,50 poin menjadi 535,03, setelah menyentuh level terendah dalam lebih dari sebulan di awal sesi, seperti dilaporkan Reuters. 

Di Jerman, Indeks DAX melemah 0,35 persen atau 81,54 poin menjadi 23.269,01. FTSE 100 Inggris menyusut 0,19 persen atau 16,61 poin menjadi 8.758,04. CAC Prancis menyusut 0,69 persen atau 52,09 poin menjadi 7.537,57.

Jerman akan menaikkan belanja pertahanan menjadi 3,5 persen dari output ekonomi pada 2029 yang didanai melalui program pinjaman hampir 400 miliar Euro. Namun begitu, saham kedirgantaraan dan pertahanan Eropa merosot 0,7 persen.

Laporan terbaru menunjukkan ekonomi zona Euro mendatar untuk bulan kedua pada Juni.  Sementara survei lain menunjukkan aktivitas bisnis Inggris berkembang sedikit pada Juni.

Saham Novo Nordisk anjlok 5,3 persen setelah raksasa farmasi Denmark itu menyajikan hasil lengkap dari dua uji coba tahap akhir obat eksperimental penurun berat badan CagriSema.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya