Berita

Gelaran rapat Presiden RI Prabowo Subianto dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor pada Senin, 23 Juni 2025/Ist

Politik

Jelang Tahun Ajaran Baru, Prabowo Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat

SENIN, 23 JUNI 2025 | 23:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah terus mempercepat langkah dalam menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia melalui program Sekolah Rakyat. 

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas untuk mematangkan rencana penyelenggaraan sekolah tersebut di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 23 Juni 2025.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yang membahas pembangunan Sekolah Garuda. Fokus utama kali ini adalah percepatan implementasi Sekolah Rakyat menjelang tahun ajaran baru 2025?"2026.


"Selain rapat terbatas untuk membahas percepatan pembangunan Sekolah Garuda, Presiden Prabowo Subianto juga menggelar rapat terbatas bersama Menteri Sosial, Bapak Saifullah Yusuf, beserta jajaran terkait untuk membahas perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat," ujar Teddy.

Sekolah Rakyat merupakan wujud konkret dari visi Presiden Prabowo dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak bangsa, tanpa terkecuali. 

Program ini ditujukan untuk menjangkau daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh fasilitas pendidikan yang memadai.

"Pemerintah semakin mematangkan rencana penyelenggaraan Sekolah Rakyat, yang dijadwalkan akan dimulai pada tahun ajaran 2025?"2026," lanjut Teddy.

Dalam rapat tersebut, berbagai elemen pendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat turut menjadi sorotan. Prabowo ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya sekadar berjalan, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan merata.

"Dalam ratas ini juga dibahas berbagai aspek penting terkait program ini, termasuk lokasi, kurikulum, sarana-prasarana, hingga mekanisme penerimaan siswa," tutup Seskab Teddy.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya