Berita

Sebanyak 84 kepala daerah naik Kereta Cepat Whoosh untuk mengikuti Retret Nasional di Jatinangor, Sumedang/Ist

Nusantara

Whoosh Antar 84 Kepala Daerah ke Retret Jatinangor

SENIN, 23 JUNI 2025 | 00:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah pusat yang memilih Kereta Cepat Whoosh sebagai moda transportasi bagi 84 kepala daerah yang mengikuti kegiatan retret nasional di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Perjalanan para kepala daerah itu berlangsung pada Minggu, 22 Juni 2025. Mereka berangkat dari Stasiun Halim, Jakarta Timur, menggunakan Whoosh G1017 pukul 10.00 WIB dan tiba di Stasiun Tegalluar, Bandung, pukul 10.47 WIB.

Dari sana, rombongan langsung melanjutkan perjalanan ke Kampus IPDN untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga 26 Juni 2025.


General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan penggunaan Whoosh dalam acara ini menunjukkan bahwa layanan kereta cepat bisa diandalkan untuk kegiatan resmi pemerintahan.

"Perjalanan dengan Whoosh menjadi bukti bahwa transportasi cepat dan nyaman seperti ini bisa mendukung acara strategis pemerintah," kata Eva.

Perjalanan dari Jakarta ke Bandung yang biasanya memakan waktu berjam-jam, kini hanya memerlukan kurang dari satu jam berkat Whoosh. 

Eva juga menyebutkan bahwa kecepatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan menjadi alasan Whoosh dipilih dalam kegiatan penting ini.

KCIC berharap hadirnya Whoosh bisa semakin memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung sistem transportasi yang modern dan berkelanjutan.

“Kecepatan, ketepatan waktu, kenyamanan, serta aksesibilitas yang baik menjadikan Whoosh sebagai pilihan terpercaya tidak hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga dalam mendukung agenda-agenda strategis pemerintahan di tingkat nasional," tutup Eva.



Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya