Berita

Peluru Israel menggempur Iran/Repro NHK

Bisnis

Pengamat Dorong Pemerintah Perkuat Ketahanan Ekonomi di Tengah Konflik Iran-Israel

SABTU, 21 JUNI 2025 | 13:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketidakpastian global yang kian membayangi akibat eskalasi geopolitik dan tekanan fiskal di negara-negara maju dinilai akan berdampak serius terhadap perekonomian negara berkembang seperti Indonesia. 

Analis pasar keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan dalam situasi tersebut, pemerintah diminta untuk segera mengambil langkah-langkah konkret guna menjaga stabilitas makroekonomi nasional.

“Situasi ini tentunya membawa implikasi bagi kebijakan Indonesia Pemerintah perlu mengelola risiko fiskal dengan lebih disiplin,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Sabtu 21 Juni 2025.


Ia juga menekankan stabilisasi nilai tukar dan pasar keuangan harus menjadi prioritas pemerintah di tengah tekanan geopolitik yang meletus di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Israel.

“Diversifikasi pembiayaan infrastruktur perlu didorong. Serta penguatan ketahanan pangan dan energi harus dipercepat agar tekanan global tidak mengganggu kestabilan sosial,” tandasnya.

Ibrahim mengingatkan bahwa tekanan fiskal dan moneter yang terjadi di negara-negara maju akan menimbulkan efek rambatan (spillover) bagi negara berkembang seperti Indonesia. 

Dampaknya akan terlihat dari pelemahan nilai tukar rupiah, potensi keluarnya arus modal asing, hingga meningkatnya beban bunga utang luar negeri.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya