Berita

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq di Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Kamis, 19 Juni 2025/Ist

Nusantara

Wamendikdasmen Apresiasi Seren Taun dalam Mendidik Generasi Muda

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 00:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq tiba di Cagar Budaya Nasional Gedung Paseban Tri Panca Tunggal yang menjadi salah satu pusat kebudayaan di Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Kamis, 19 Juni 2025. 

Kehadiran Wamen Fajar tersebut disambut hangat oleh masyarakat yang tengah melaksanakan upacara Seren Taun yang rutin dihelat setiap tahunnya.

Seren Taun merupakan upacara adat panen padi dan juga salah satu kearifan lokal Indonesia yang telah menjadi tradisi masyarakat Sunda sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh. Cigugur menjadi satu di antara desa adat Sunda yang terus melestarikan tradisi ini.


Sebagaimana salam dan pesan dari Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Wamen Fajar dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya upacara Seren Taun ini yang dihadiri oleh beragam unsur masyarakat, termasuk tokoh-tokoh lintas agama.

Menurut Fajar, sebagai bagian dari khazanah kebudayaan Indonesia nan kaya, upacara ini sejatinya bukan hanya milik masyarakat Kuningan, melainkan juga milik alam kebudayaan masyarakat Indonesia.

"Rasa syukur panen dalam Seren Taun menandakan kita memiliki ketahanan pangan yang oleh Presiden Prabowo sering disebut sebagai ‘kemandrian pangan’. Itu terbukti dan mewujud. Hal inilah yang menjadi modal sosial kekuatan pangan kita,” tutur Fajar.

Ia menilai bahwa Seren Taun juga menandakan kelenturan warga negara Indonesia sebagai masyarakat yang religius, namun tidak kehilangan dan tercerabut dari tradisi budaya yang dalam hal ini adalah budaya Sunda.
 
Lebih lanjut, Fajar menuturkan bahwa Pancasila, agama, budaya luhur adalah nilai karakter pendidikan kita. Nilai tradisi luhur, sambungnya, dapat memancarkan serta menebarkan benih-benih kebaikan terutama bagi generasi muda di masa kini dan yang akan datang. 

“Apa yang menjadi tradisi kita tetap kita lestarikan di tengah tantangan yang ada dan bermacam polanya.  Urang Sunda saya yakin dapat menguatkan antara nilai kebudayaan tradisi dengan nilai-nilai kemajuan,” pungkas Fajar yang pernah menahkodai MAARIF Institute for Culture and Humanity.

Bupati Kuningan dan Dirjen Pelestarian Kebudayaan Kementerian Kebudayaan juga turut hadir pada agenda Seren Taun kali ini. 

Tanah Cigugur, kata Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, merupakan tanah leluhur kebudayaan Sunda yang memantulkan cahaya cinta kasih, cinta kebersamaan. Cigugur, lanjutnya, adalah cermin kecil keragaman Indonesia.
 
“Seren Taun bukan hanya upacara adat merayakan panen, tapi simpul kesadaran sosial. Hidup harus harmonis selaras dengan alam dan tradisi Seren Taun dapat menjadi jangkar kebudayaan kita,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya