Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Tiga Indeks Utama Terjerembab, Wall Street Berakhir di Garis Merah

RABU, 18 JUNI 2025 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di bursa Wall Street berakhir di area negatif, karena investor sangat berhati-hati di tengah konflik Israel-Iran yang terus menegang di hari kelima.

Perdagangan petang, atau sesi akhir Selasa 17 Juni 2025 waktu setempat mencatat pelemahan pada indeks utama. 

Dow Jones Industrial Average melemah 299,29 poin, atau 0,70 persen, menjadi 42.215,80.  S&P 500 turun 50,39 poin, atau 0,84 persen, menjadi 5.982,72, dan Nasdaq Composite Index berkurang 180,12 poin, atau 0,91 persen, menjadi 19.521,09.


Investor juga terus mencermati informasi terbaru tentang tarif Trump, rancangan undang-undang pemotongan pajaknya, dan suku bunga AS

Keputusan kebijakan moneter Federal Reserve akan dirilis Rabu waktu setempat atau Kamis19 Juni 2025 WIB, dengan perumus kebijakan secara luas terlihat akan membiarkan suku bunga tidak berubah.

Di Nasdaq, 1.325 saham menguat dan 3.130 saham melemah di mana jumlah yang turun lebih banyak daripada yang naik dengan rasio 2,36 banding 1.

Volume di bursa Wall Street tercatat 15,71 miliar saham, dibandingkan rata-rata 17,98 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. 

Di Dow Jones, saham Chevron, Visa dan IBM masing-masing menguat 1,93 persen, 0,66 persen, dan 0,43 persen. Sementara saham Nike anjlok 3,07 persen.

Di S&P 500, saham Valero Energy dan CrowdStrike Holdings menguat 2,91 persen dan 2,64 persen.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya