Berita

Filsuf Rocky Gerung hadir sebagai narasumber dalam Rakernis Lalu Lintas 2025 yang diselenggarakan Korlantas Polri di gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Juni 2025/Humas Polri

Politik

Jabarkan 5 Gagasan di Rakernis Korlantas, Rocky Gerung: Lalu Lintas Bukan Hanya Fisik, Tapi Psikologis

SABTU, 14 JUNI 2025 | 08:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jalan raya bukan hanya sebagai ruang kendaraan, tapi sebagai cermin karakter sosial bangsa. 

Penggalan pernyataan tersebut diungkapkan Filsuf Rocky Gerung yang hadir sebagai narasumber dalam Rakernis Lalu Lintas 2025 yang diselenggarakan Korlantas Polri di gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Juni 2025.

“Lalu lintas adalah ruang etika dan ego. Siapa kita sebenarnya, terlihat dari cara kita bersikap di jalan,” ujar Rocky.


Dalam Rakernis itu juga Rocky mengangkat lima gagasan kunci; pertama, diskresi polisi dengan menyeimbangkan aturan dan nurani. Tidak semua pelanggaran hukum harus direspons secara hitam-putih. Rocky mendorong polisi harus mampu menilai konteks tindakan dan pembenarannya. 

“Hukum itu kering. Diskresi membuatnya hidup,” tegas Rocky.

Selanjutnya yang kedua soal jalan raya, Roxky mengatakan bila ini sebagai tempat nilai dan kepentingan bertemu. Jalan raya adalah ruang publik tempat kelas sosial bertemu  - dari tukang ojek hingga pejabat. Ini adalah arena interaksi, negosiasi, bahkan konflik nilai. 

“Lalu lintas bukan hanya fisik, tapi psikologis,” katanya.

Gagasan ketiga budaya amuck atau komunal tapi kacau. Rocky menyebut bahwa karakter lalu lintas Indonesia masih dipengaruhi pola budaya “amuck” - sebuah istilah Melayu yang menggambarkan ledakan emosi massal yang spontan dan tak rasional. 

“Mentalitas ini menciptakan situasi yang chaotic - kacau, tak teratur, sulit dikendalikan. Ini bukan sekadar pelanggaran, tapi pola sosial,” jelas Rocky. 

Oleh sebab itu, pendekatan disiplin tak bisa hanya berbasis hukum, tapi juga kebudayaan dan edukasi.

Gagasan selanjutnya, manusia dan mobil yang diperbudak waktu. “Kita menciptakan mobil karena dikejar janji. Tapi lama-lama, kita yang dikejar-kejar waktu. Ini tekanan eksistensial,” katanya.

Terakhir, nobil sebagai simbol hasrat. Rocky menyoroti fenomena fetisisme kendaraan-ketertarikan seksual pada kendaraan. Sebab dewasa ini, mobil bukan sekadar alat, tapi simbol status dan ego. 

“Mobil menyatu dengan diri pemiliknya. Di jalan, ia bukan sekadar benda, tapi subjek yang bersaing,” ujar Rocky.

Oleh karena itu, Rocky menegaskan bahwa wajah peradaban bangsa bisa dilihat dari lalu lintasnya.

“Jika ingin tahu siapa kita sebenarnya, lihatlah cara kita mengemudi dan berbagi jalan. Di sana ego, empati, dan etika saling bertabrakan,” jelas Rocky.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya