Berita

Penjual bahan pokok di pasar tradisional/RMOL

Bisnis

Survei BI: Penjualan Eceran pada April 2025 Merosot 5,1 Persen Pasca Lebaran

JUMAT, 13 JUNI 2025 | 12:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kinerja penjualan eceran dilaporkan lesu pada periode April 2025, pasca periode Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.

Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia pada April 2025, Indeks Penjualan Riil (IPR) berada di 235,5 pada April, atau turun 5,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mtm).

Sementara dibanding April tahun lalu IPR juga turun. 0,34 persen secara yoy.


“Secara bulanan, penjualan eceran pada April 2025 terkontraksi dipengaruhi oleh penurunan mayoritas kelompok barang seiring dengan normalisasi permintaan masyarakat pasca-periode Ramadan dan Idul Fitri,” tulis BI dalam keterangan tertulis, Jumar 13 Juni 2025.

Namun pada periode April, penjualan eceran ditopang oleh tetap tumbuhnya Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Barang Budaya dan Rekreasi. 

Sementara itu kinerja penjualan eceran dalam negeri pada Mei 2025 diperkirakan meningkat seiring dengan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Waisak dan Kenaikan Yesus Kristus.

Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Rill (IPR) Mei yang naik 2,6 persen secara tahunan (yoy) menjadi 234,0. Angka ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 231,1.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya