Berita

CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon/AP

Bisnis

Bos JPMorgan Ingatkan Tarif Trump Bakal Hantam Ekonomi AS

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 13:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Data terbaru dari Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa inflasi turun lebih besar dari perkiraan pada bulan Mei. Ini kabar baik untuk ekonomi.

Namun, CEO bank besar JPMorgan Chase, Jamie Dimon, mengingatkan bahwa kabar baik ini bisa saja tidak bertahan lama. Menurutnya, tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump masih bisa memberikan dampak buruk ke depan.

"Anda mungkin melihat data ekonomi yang bagus sekarang, tapi saya kira bisa saja keadaan memburuk dalam waktu dekat," kata Dimon, dikutip dari CNN, Kamis, 12 Juni 2025.


Dimon menjelaskan bahwa tarif Trump belum terlalu terasa dalam angka-angka resmi seperti inflasi bulanan dan laporan pekerjaan. Tapi, jika dampaknya mulai terasa, ekonomi AS bisa melambat.

Pasar keuangan di Wall Street saat ini sedang berharap agar dampak dari tarif Trump tidak terlalu buruk. Namun, ketidakpastian masih tinggi. Butuh waktu beberapa bulan lagi untuk benar-benar melihat efek tarif terhadap keputusan bisnis, perekrutan karyawan, dan kenaikan harga barang.

Dimon juga mengatakan bahwa meskipun sentimen atau perasaan para konsumen dan investor sudah mulai membaik setelah sempat cemas di bulan April, hal itu belum tentu menandakan ekonomi akan terus membaik.

“Yang lebih penting adalah data nyata, seperti pertumbuhan jumlah pekerjaan dan inflasi,” ujarnya.

Ia memperkirakan bahwa dampak nyata dari tarif baru ini mungkin baru akan terlihat mulai Juli hingga Oktober. 

“Kemungkinan besar akan ada dampaknya. Mudah-mudahan tidak terlalu parah,” kata Dimon.

Ia juga memperkirakan lapangan kerja bisa sedikit berkurang dan inflasi akan naik sedikit. 

“Semoga dampaknya hanya kecil,” tutupnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya