Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri)/RMOLJabar

Nusantara

Dedi Mulyadi:

Cegah HIV, Cek Kesehatan Sebelum Menikah

RABU, 11 JUNI 2025 | 06:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau paripurna sebelum melangsungkan pernikahan. 

Menurutnya, langkah ini bukan sekadar formalitas, tetapi upaya nyata untuk melindungi generasi mendatang dari risiko penyakit bawaan dan menular, khususnya HIV.

"Bukan soal mau nikah atau pacaran, ini soal konsultasi dan kesiapan. Sebelum pernikahan, sebaiknya pasangan menjalani pemeriksaan kesehatan paripurna. Biar diketahui penyakit yang dimilikinya," ujar Dedi Mulyadi, Selasa 10 Juni 2025.


Dedi mencontohkan kasus penularan HIV yang sering kali terjadi karena ketidakterbukaan pasangan sebelum menikah. Banyak pasangan yang tidak mengungkapkan kondisi kesehatannya, dan setelah menikah, anak yang lahir pun ikut tertular HIV dari orang tuanya.

"Kasusnya adalah HIV. Banyak yang sebelum menikah tidak terbuka. Setelah menikah dan punya anak, anaknya ternyata terkena HIV. Ini sangat disayangkan," kata Dedi.

Dedi menambahkan, kebijakan ini pernah diterapkannya saat masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta, dan terbukti memberikan dampak positif. Kini, ia ingin kebijakan serupa diterapkan di seluruh wilayah Jawa Barat.

"Nanti kita ingin Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaksanakan itu. Tinggal kita susun formulanya. Untuk masyarakat miskin, pemeriksaan kesehatannya akan digratiskan," kata Dedi dikutip dari RMOLJabar.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi preventif untuk mengurangi angka penularan penyakit menular dan genetik di Jawa Barat, serta menciptakan keluarga yang lebih sehat dan sejahtera.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya