Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Menguat Rp16.275 per Dolar Sore Ini Berkat Cadangan Devisa Stabil

SELASA, 10 JUNI 2025 | 17:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Cadangan devisa (cadev) yang stabil di posisi 152,5 miliar Dolar AS (Rp2.481 triliun) per akhir Mei 2025 membuat Rupiah cerah pada Selasa sore ini, 10 Juni 2025.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), cadev itu tidak berubah dari posisi bulan sebelumnya atau pada April 2025. 

Mengutip data Bloomberg, nilai tukar (kurs) Rupiah ditutup Rp16.275 per Dolar AS sore ini. Mata uang Garuda itu menguat 16 poin atau 0,10 persen dari perdagangan sebelumnya.


Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Andry Asmoro mengatakan, penguatan ini terjadi seiring dengan sentimen pasar global yang mulai membaik, menyusul dialog baru antara Amerika Serikat (AS) dan China untuk meredakan ketegangan perang dagang.

"Pembicaraan ini telah membantu meredakan kekhawatiran di pasar global dan memulihkan sebagian kepercayaan di pasar," kata Andry dalam riset hariannya, Selasa sore, 10 Juni 2025.

Menurut Andry, pergeseran sentimen global ini dapat membuat aliran modal asing kembali masuk ke pasar negara berkembang termasuk Indonesia.

"Seiring meredanya tekanan eksternal, Rupiah dapat memperoleh manfaat dari posisi investor yang lebih baik, sementara tekanan pada cadangan devisa kemungkinan akan mereda," jelasnya.

Adapun data terbaru menunjukkan bahwa Rupiah hanya terdepresiasi sekitar 1 persen hingga hari ini yang mencerminkan pemulihan pada kondisi pasar keuangan RI.

"Kondisi ini menandai pemulihan yang signifikan dari depresiasi hingga 4 persen pada awal tahun ini," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya